Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17.54 WIB

Kelompok Suporter Manchester United, The 1958 Rencanakan Aksi Protes di Old Trafford saat Laga Pembuka Liga Inggris Melawan Arsenal

Protes penggemar Manchester United pada (25/5) lalu. (IMAGO/Every Second Media)

JawaPos.com – Kelompok suporter Manchester United, The 1958, mengumumkan rencana protes di Old Trafford pada 17 Agustus saat pertandingan pembuka Liga Inggris melawan Arsenal. Kelompok ini berencana untuk menentang pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, dan keluarga Glazer.

Ratcliffe, yang mengambil alih klub pada Februari 2024, disebut sebagai seseorang yang dipandang sebagai calon penyelamat, tetapi kini terungkap menjadi bagian dalam pengikisan klub terus-menerus atas segala aspek yang menjadikan klub kami seperti sekarang ini.

Juru bicara The 1958 mengeluarkan keresahannya tentang kerusakan yang dihasilkan para pemimpin United di Old Trafford dan juga mengkritik proyek regenerasi stadion baru.

“Ini musim baru, tetapi masalah kepemilikannya masih sama. Dua puluh tahun di bawah Glazers sudah terlalu lama. Sudah cukup,” bukanya.

“Kami tidak akan membiarkan optimisme alami dan beberapa pemain baru yang brilian mengalihkan perhatian dari gambaran besar di luar lapangan. Jim Ratcliffe memilih untuk bersekutu dengan Glazers dan membantu mereka tetap memegang kendali klub.

“Jelas, visi mereka bukan untuk kami. Bukan untuk para penggemar yang bepergian ke seluruh negeri dan Eropa. Bukan untuk mereka yang telah berdiri di tempat yang sama di Old Trafford selama beberapa dekade.

“Ini untuk murni untuk keuntungan. Beban keserakahan mereka kini dipaksakan kepada penggemar lintas generasi, yang tidak mampu membeli tiket, disingkirkan, dan diabaikan (petinggi United).”

Proyek ini dilaporkan terhambat di tengah perselisihan harga tanah yang dibutuhkan untuk mewujudkan visi klub.

Para penggemar telah memprotes Manchester United hingga 25 Mei lalu, tepatnya pada pertandingan penutup musim melawan Aston Villa. Spanduk-spanduk protes dipajang di sekitar stadion yang berbunyi.

"Kami ingin klub kami kembali. Beberapa hal memang pantas diperjuangkan, selama 20 tahun pencurian dan kebohongan (telah terjadi di Old Trafford).”

United finis di peringkat ke-15 musim lalu, kalah di final Liga Eropa dari Tottenham Hotspur dan terdegradasinya salah satu klub terbesar di negara itu ke musim berikutnya tanpa kompetisi Eropa.

Frasa populer di kalangan pendukung Setan Merah yang menentang keluarga Glazer adalah "Cintai United. Benci Glazer" atau disingkat LUHG beberapa bulan terakhir semakin diperjelas.

"Kami memprotes untuk setiap penggemar yang telah dibungkam, diusir, didiskon, dan diabaikan. Ini lebih besar dari satu klub. Ini tentang masa depan sepak bola. Bagi para penggemar kami, jika mereka belum menyadarinya. Bangunlah," tutup The 1958 pernyataannya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore