Barcelona jalin kemitraan dengan DR Congo untuk promosi pariwisata, disertai pelatihan pemain muda dan pameran budaya di Camp Nou. (BBC)
JawaPos.com- Barcelona resmi menjalin kerja sama dengan Republik Demokratik Kongo dalam kontrak selama empat tahun senilai 44 juta euro (sekitar Rp787 miliar). Dalam kesepakatan ini, para pemain Barcelona akan mengenakan tulisan DR Congo Heart of Africa di bagian belakang baju latihan mereka mulai musim depan.
Kesepakatan tersebut sontak menuai sorotan tajam, terutama dari masyarakat Kongo sendiri. Banyak yang mempertanyakan prioritas pemerintah, mengingat kompetisi liga domestik di negara tersebut telah lama terpuruk akibat kekurangan dana, terutama untuk kebutuhan logistik dan perjalanan tim di negara yang luas itu.
Namun, pemerintah Kongo membela kerja sama ini. Menteri Olahraga Didier Budimbu menyebut, kesepakatan dengan klub top La Liga ini merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan citra Kongo di mata dunia, serta menarik minat investasi dan wisata ke negara tersebut.
Sebagai bagian dari kerja sama, Stadion Camp Nou akan menjadi tuan rumah pameran imersif yang menampilkan keragaman budaya dan tradisi olahraga Kongo. Selain itu, akan ada pelatihan khusus untuk 50 pemain muda dan 10 pelatih asal Kongo, serta kamp pelatihan multi-olahraga yang mencakup basket, bola tangan, dan hoki sepatu roda.
Barcelona bukan satu-satunya klub besar Eropa yang menjalin kerja sama dengan Kongo. Sebelumnya, AC Milan dan AS Monaco juga menandatangani perjanjian serupa. Budimbu menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi besar pemerintah untuk memposisikan ulang Kongo sebagai destinasi unggulan wisata dan investasi.
Langkah ini mengingatkan publik pada kampanye "Visit Rwanda" yang muncul di lengan jersey Arsenal sejak 2018. Rwanda juga menjalin kerja sama serupa dengan Paris Saint-Germain dan Bayern Munich. Namun, inisiatif ini pun tak lepas dari kontroversi, terlebih setelah Rwanda dituduh mendukung pemberontak dalam konflik berdarah di wilayah timur Kongo tuduhan yang dibantah keras oleh pemerintah Rwanda.
Tahun ini, kedua negara akhirnya menandatangani kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Namun, sentimen publik terhadap kerja sama olahraga semacam ini masih terbelah. Pada 2023, Afrika Selatan sempat mengajukan kerja sama dengan Tottenham Hotspur, namun dibatalkan usai mendapat penolakan publik.
Kini, di tengah kondisi liga domestik yang terus terseok dan catatan HAM pemerintah yang menuai kritik, kerja sama antara Kongo dan Barcelona tetap berjalan. Akankah kerja sama ini benar-benar mengangkat citra negara, atau justru menutup realita yang perlu segera diselesaikan?

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
