Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Juli 2025 | 06.26 WIB

Tottenham Hotspur Pertimbangkan Jual Superstar Korea Son Heung-min, Klub MLS Rayu dengan Banderol Fantastis!

Son Heung Min (Dok. Instagram @hm_son7) - Image

Son Heung Min (Dok. Instagram @hm_son7)

JawaPos.com – Tottenham Hotspur dikabarkan tengah mempertimbangkan masa depan salah satu legenda klub mereka, Son Heung-min. Pemain asal Korea Selatan itu disebut-sebut menjadi target klub Major League Soccer (MLS), Los Angeles FC, dengan tawaran mencapai 15 juta Poundsterling atau setara Rp285 miliar.

Kabar ini bisa menjadi pertanda berakhirnya era Son di London Utara setelah hampir satu dekade berseragam Spurs. Dengan koleksi 173 gol dan 101 assist dari 454 penampilan di semua kompetisi, kontribusinya tak diragukan lagi. Namun, usia yang tak lagi muda dan kontrak yang tersisa satu musim membuat pihak klub mulai membuka peluang untuk menjualnya.

 “Tottenham tengah mempertimbangkan untuk menerima tawaran dari Los Angeles FC. Klub MLS itu ingin mendatangkan Son dalam waktu dekat, meskipun keputusan akhir berada di tangan sang pemain,” laporan dari The Sun.

Nilai tawaran disebut berada dalam kisaran 15 hingga 20 juta Poundsterling, atau sekitar Rp285 hingga Rp380 miliar. Meski belum ada konfirmasi resmi, pihak klub tampaknya mulai membuka ruang untuk negosiasi.

Namun demikian, kepindahan Son tak bisa segera terjadi. Pasalnya, Tottenham telah mengagendakan laga uji coba melawan Newcastle United di Korea Selatan pada 3 Agustus mendatang. Kehadiran Son sangat penting dalam laga tersebut karena berkaitan dengan kontrak komersial antara klub dan penyelenggara. Jika Son tak tampil, Spurs bisa dikenai penalti finansial.

Realistis Jual Sekarang?
Dengan kontraknya yang akan habis pada Juni 2026 dan performa yang mulai menurun di usia 33 tahun, menjual Son musim panas ini dianggap langkah yang masuk akal secara bisnis. Musim lalu, meski tak lagi tajam seperti sebelumnya, Son tetap menyumbang tujuh gol dan 10 assist di Premier League.

Spurs pun tengah melakukan regenerasi skuat. Kedatangan pemain muda seperti Mathys Tel dan Mohammed Kudus diproyeksikan menjadi opsi jangka panjang di lini depan. Kehadiran mereka menambah persaingan ketat, yang membuat posisi Son sebagai starter utama mulai terancam.

Bagi pelatih Thomas Frank, Son tetap punya nilai penting dari segi pengalaman dan kedalaman skuat. Namun, tantangannya kini adalah apakah Son bersedia turun status menjadi pelapis dari para pemain muda yang tengah naik daun.

Satu Dekade dan Warisan Son di Spurs
Son datang ke Tottenham dari Bayer Leverkusen pada 2015 dan sejak itu menjelma menjadi ikon klub. Ia dikenal sebagai pemain yang loyal, pekerja keras, dan punya hubungan baik dengan suporter. Ia juga tercatat sebagai salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub, sejajar dengan nama-nama legendaris lainnya.

Namun seperti halnya banyak cerita dalam sepak bola, semua ada akhirnya. Meski statusnya sebagai legenda tak tergantikan, keputusan untuk menjual Son bisa jadi strategi jangka panjang Spurs yang ingin menyusun tim dengan energi baru untuk bersaing di Premier League dan Eropa.

Daya Tarik MLS dan Pertimbangan Son
MLS saat ini menjadi magnet bagi para pemain top Eropa yang memasuki usia senja. Kehadiran nama-nama besar seperti Lionel Messi dan Sergio Busquets menunjukkan bagaimana kompetisi Amerika Serikat tersebut menjadi opsi menarik bagi para pemain berpengalaman.

Los Angeles FC sendiri tengah berjuang di papan atas klasemen Western Conference. Mereka berada di peringkat kelima, namun hanya terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen San Diego FC dan masih memiliki dua pertandingan tunda. Kehadiran Son tentu akan menjadi tambahan kekuatan yang signifikan di sektor serang.

Bagi Son sendiri, MLS bisa jadi opsi menarik dari sisi finansial dan kehidupan pribadi. Ia bisa mendapatkan kontrak bernilai tinggi di lingkungan yang minim tekanan, sekaligus memperluas pasar globalnya sebagai ikon Asia.

Bertahan atau Pergi: Keputusan di Tangan Son
Pada akhirnya, semua keputusan akan berada di tangan Son Heung-min. Apakah ia ingin bertahan satu musim lagi untuk menggenapi 10 tahun pengabdiannya di Spurs, atau membuka lembaran baru di MLS yang menjanjikan pengalaman berbeda?

Jika ia memilih bertahan, Spurs kemungkinan besar akan melepasnya secara gratis musim panas tahun depan. Namun jika ingin meraih keuntungan finansial, sekarang adalah waktu yang tepat untuk melepasnya dengan nilai jual yang masih cukup tinggi.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore