
Hugo Ekitike. (Instagram @hektike)
JawaPos.com - Liverpool telah resmi mendatangkan Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt di bursa transfer musim panas. Kehadiran sang pemain tentunya akan menambah amunisi di lini serang The Reds.
Belanja musim panas Liverpool terus berlanjut, dengan klub telah menyetujui kesepakatan dengan Frankfurt untuk Ekitike senilai GBP 69 juta, dan biaya tersebut dapat meningkat menjadi GBP 79 juta.
Tentunya, para penggemar Liverpool sangat antusias dengan prospek pemain asal Prancis itu untuk menjadi pemain nomor sembilan di tim, terutama karena penyerang saat ini, Darwin Nunez, secara konsisten tampil mengecewakan.
Dengan kesepakatan yang telah tercapai, para pendukung sangat menantikan debut Ekitike, yang mungkin terjadi pada laga pramusim Sabtu (26/7) mendatang melawan AC Milan di Hong Kong.
Kini, kedatangan Ekitike membuat pelatih Liverpool, Arne Slot, mempunyai alternatif lain selain Nunez, di mana sebelumnya ia merupakan satu-satunya opsi sebagai penyerang tengah klub.
Meski Nunez pada musim lalu tampil mengecewakan, dia mampu membuktikan kapasitasnya dengan lesakan hattrick melawan Stoke City di laga pramusim.
Sementara, Ekitike sukses menunjukkan ketajamannya di Bundesliga musim lalu. Lantas, siapa yang bakal jadi penyerang utama The Reds?
Ekitike mengungguli Nunez untuk urusan mencetak gol musim lalu. Sang pemain mencetak 22 gol di semua kompetisi untuk Eintracht Frankfurt, sementara Nunez hanya mencetak tujuh gol.
Bintang Prancis itu juga terbukti menjadi ancaman kreatif dengan memberikan 12 assist, dengan delapan assist di antaranya dibuat di liga. Menjadikannya yang terbanyak kedelapan di divisi ini, hanya empat lebih sedikit dari kreator ternama Florian Wirtz (12).
Sebaliknya, Nunez hanya mencatatkan lima assist, meskipun perlu dicatat bahwa ia hanya bermain 2.058 menit untuk Liverpool pada musim 2024-2025, sedangkan Ekitike bermain 3.618 menit.
Keduanya bisa dibilang memiliki masalah penyelesaian akhir yang sama di sepertiga akhir, mengingat Ekitike hanya mencetak 15 gol di Bundesliga, yang berarti ia secara signifikan di bawah total xG-nya yang mencapai 21,6.
Namun, Ekitike telah menunjukkan bahwa ia mampu mencetak peluang dengan probabilitas tinggi di dekat kotak penalti, sementara gaya menembak Nunez lebih tidak menentu.
Ekitike bermain di hampir semua posisi lini depan saat membela Frankfurt. Ia paling sering ditempatkan sebagai striker tengah, tapi juga pernah bermain melebar atau jadi second striker.
Dalam 48 pertandingan musim lalu, ia mencatatkan lebih dari 3.200 menit bermain. Fleksibilitas ini membuatnya cocok untuk skema serangan Liverpool yang dinamis.
Sedangkan, Nunez lebih condong tipikal penyerang yang bergerak statis lantaran pada musim lalu bersama Arne Slot, sang pemain ditempatkan sebagai penyerang murni.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
