Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Juli 2025 | 07.03 WIB

Pesta Ulang Tahun Mewah Lamine Yamal dan Kehadiran Orang-orang Kerdil sebagai Hiburan Picu Kontroversi, Bintang Muda Barcelona Dikecam

Pesta ulang tahun Lamine Yamal mendapat berbagai kecaman dari publik termasuk pihak asosiasi ADEE. (Instagram Lamineyamal) - Image

Pesta ulang tahun Lamine Yamal mendapat berbagai kecaman dari publik termasuk pihak asosiasi ADEE. (Instagram Lamineyamal)

JawaPos.com - Masa depan gemilang Lamine Yamal mulai dibayangi kontroversi. Bintang muda Barcelona yang baru menginjak usia 18 tahun itu tengah menjadi sorotan, bukan karena prestasinya di lapangan, melainkan pesta ulang tahunnya yang mewah dan menuai kecaman.

Pesta bertema 'mafia' yang digelar di sebuah vila pribadi akhir pekan lalu, dihadiri sekitar 200 tamu undangan, termasuk beberapa rekan setimnya seperti Robert Lewandowski, Alejandro Balde, dan Gavi. Namun, kemeriahan pesta berubah menjadi badai polemik usai muncul kabar bahwa acara tersebut melibatkan penyewaan wanita berdasarkan ukuran tubuh tertentu dan lima pria penderita achondroplasia (dwarfisme) sebagai bagian dari hiburan.

Kabar ini sontak memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Asosiasi penderita dwarfisme di Spanyol, ADEE, bahkan mengancam akan menempuh jalur hukum.

"Ini bukan sekadar pelanggaran etika, tapi juga penghinaan terhadap martabat manusia," kata Presiden ADEE, Carolina Puente, dalam pernyataan resminya, dilansir dari Daily Mail Sport, Rabu (16/7).

Tak hanya publik, pemerintah Spanyol pun turun tangan. Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Disabilitas sedang mendorong investigasi resmi atas pesta tersebut. Lamine bisa terancam denda hingga EUR 1 juta jika terbukti melanggar hukum anti-diskriminasi. Salah satu model yang dihubungi untuk hadir di pesta itu, Claudia Calvo, mengaku menolak tawaran tersebut setelah menerima permintaan yang dianggap tak pantas.

"Mereka mencari 12 wanita pirang dengan ukuran payudara tertentu. Honornya memang besar, tapi syaratnya sungguh tidak manusiawi," ujar Calvo.

Meski tak memberikan pernyataan resmi, Yamal sempat mengunggah cuplikan video pesta berdurasi satu menit ke media sosial dengan keterangan, "Hanya satu menit, nikmatilah".

Dalam video itu, ia terlihat mengenakan setelan putih lengkap dengan mawar merah dan tongkat, berpenampilan bak tokoh mafia. Ia juga mengenakan kalung berlian senilai hampir Rp 6 miliar, hadiah dari rapper El Alfa.

Sikap diam Yamal, serta tanggapan singkat ayahnya, Mounir Nasraoui, yang hanya menyebut pesta itu bagus, membuat banyak pihak geleng-geleng kepala. Seorang jurnalis Spanyol, Pipi Estrada, bahkan menyebut bahwa manajemen Barcelona kini mulai resah.

"Kalau pemain Real Madrid melakukan ini, Presiden Florentino Perez pasti langsung turun tangan. Di Barca, mereka tampak terlalu lunak terhadap aturan berlaku," ujarnya.

Di tengah semua ini, sorotan tak hanya tertuju pada Yamal, tetapi juga pada tanggung jawab sosial yang melekat pada figur publik muda seperti dirinya. ADEE menutup pernyataannya dengan tegas.

"Kami tidak akan diam. Kami akan menuntut pertanggungjawaban, agar kejadian seperti ini tak terulang di masa depan." tegas pihak ADEE.

Kini, Barcelona dihadapkan pada dilema besar, mengenai bagaimana membimbing talenta emas yang masih belia namun mulai terbawa arus kehidupan glamor. Sebab di balik bakat besarnya, Lamine Yamal tetaplah remaja yang perlu diarahkan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore