Franco Mastantuono . (AP Photo/Gustavo Garello,File)
JawaPos.com – Xabi Alonso berperan penting dalam transfer Franco Mastantuono dari River Plate ke Real Madrid. Hal ini diungkap oleh sang wonderkid itu sendiri.
Setelah musim 2024/2025 yang kurang memuaskan dan berakhir tanpa trofi bergengsi, Los Blancos beralih ke bursa transfer musim panas untuk memperkuat tim mereka di bawah arahan Alonso.
Madrid langsung bergerak merekrut tiga pemain bertahan baru, yaitu Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, dan Álvaro Carreras. Mereka juga mengamankan Mastantuono, bocah 17 tahun yang memiliki keserbabisaan di posisi gelandang serang.
Pemain muda Argentina ini, yang merupakan salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia sepak bola, menandatangani kontrak berdurasi enam tahun dengan tim ibu kota Spanyol tersebut yang akan dimulai saat ia berusia 18 tahun di bulan Agustus.
Real Madrid mengaktifkan klausul pelepasan Mastantuono senilai EUR 45 juta untuk membawa sang wonderkid ke Santiago Bernabeu tepat waktu untuk menyambut musim 2025/2026.
Dengan minat dari beberapa raksasa Eropa lainnya, termasuk Paris Saint-Germain, Mastantuono mengungkapkan alasan mengapa ia lebih memilih bergabung dengan Real Madrid.
"Bergabung dengan Real Madrid, menurut saya, adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya selalu bilang impian saya adalah bermain di Eropa, tapi tentu saja saya selalu memimpikan hal terbesar, yaitu Real Madrid,” ujar Mastantuono kepada TyC Sports.
Mastantuono menghabiskan satu setengah musim bermain untuk tim senior River Plate, mencatatkan 64 penampilan dan menyumbang 17 gol.
Mastantuono juga menjadi starter di setiap pertandingan tim Argentina tersebut di Piala Dunia Antarklub 2025, tetapi gagal membawa River Plate lolos dari babak penyisihan grup dengan satu kemenangan sekali imbang dan kalah dari Inter Milan.
“Tahun ini, sejujurnya, jika Anda memberi tahu saya di awal tahun, niat saya adalah bermain untuk River (Plate). Tidak ada hal lain yang saya pikirkan,” imbuhnya.
“Di pertengahan tahun, kemudian Real Madrid datang, yang jelas mengubah pikiran saya, membuat saya berpikir, dan menunjukkan kasih sayang mereka kepada saya dan keinginan saya untuk berada di sana.
“Bagi saya, itu adalah mimpi. Saya melihatnya sebagai tantangan yang sangat pribadi dan luar biasa. Saat itulah saya membuat keputusan. Itu terjadi di pertengahan tahun, diselesaikan dalam beberapa hari, tetapi itu adalah hal yang sangat luar biasa.”
Status klub dan kesempatan bermain di Eropa bukanlah satu-satunya hal yang meyakinkan Mastantuono untuk bergabung dengan Real Madrid. Ia juga sempat berbicara langsung dengan Alonso yang membuat keputusan kepindahannya semakin bulat.
“Saya berbicara dengan Xabi (Alonso). Sejujurnya, dia memperlakukan saya dengan sangat baik. Percakapan saya dengannya juga sangat memotivasi saya untuk membuat keputusan (pindah ke Madrid),” kata Mastantuono.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
