
Lamine Yamal menggelar pesta ulang tahun ke-18 dan menuai kecaman. (Instagram/@lamineyamal)
JawaPos.com - Pemain muda Barcelona dan Timnas Spanyol, Lamine Yamal, tengah menjadi sorotan publik setelah menggelar pesta ulang tahun ke-18 yang mewah dan bertabur bintang.
Acara ini dihadiri oleh ratusan tamu, termasuk rekan-rekan satu timnya seperti Alejandro Balde dan Gavi, serta sejumlah figur hiburan ternama Spanyol, seperti Quevedo, Lola Indigo, dan Bad Gyal. Pesta ini juga menampilkan penampilan khusus dari musisi asal Republik Dominika, El Alfa.
Tema pesta mengusung konsep mafia, dengan dresscode serba putih bagi seluruh undangan. Tamu undangan dilaporkan mencapai 250 orang, dan sistem keamanan pesta diketatkan, termasuk pelarangan membawa ponsel pribadi demi menjaga privasi.
Dilansir melalui laman Marca, menyebut bahwa perayaan ini menimbulkan kontroversi. Salah satu penyebabnya adalah kehadiran para penghibur dengan kondisi dwarfisme (dwarf entertainers), yang turut tampil dalam hiburan malam pesta tersebut.
Asosiasi Penyandang Akondroplasia dan Displasia Skeletal Spanyol (ADEE) menyampaikan keberatan terhadap penggunaan individu dengan dwarfisme sebagai bagian dari hiburan dalam pesta tersebut. Direktur Jenderal Hak Penyandang Disabilitas Spanyol, Jesus Martin Blanco, turut berbicara terhadap kejadian tersebut.
"Seorang influencer yang menormalisasi hal seperti ini dapat memicu tindakan peniruan," ujar Martin dikutip melalui laman Marca (15/7).
Salah satu penampil yang diwawancarai secara anonim oleh RAC1 justru meluapkan kekesalannya pada ADEE.
"Kami adalah seniman, kami menari, melakukan sulap dan menyajikan minuman. Tidak ada yang tidak menghormati kami, kegaduhan ini hanya ada karena di pesta Yamal," ujar salah satu penampil dikutip melalui laman Marca.
Kontroversi ini tentu mengancam citra Yamal yang selama ini dibangun. Baru saja menandatangani kontrak dengan klausul rilis 1 miliar Euro setelah musim yang fantastis dengan 25 gol dan 34 assist, kini ia harus berhadapan dengan potensi masalah hukum dan kegelisahan sponsor.
Barcelona sendiri masih bungkam, menghadapi dilema besar: membela bintangnya atau menjauhkan diri dari pelanggaran etika yang dituduhkan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
