Diogo Jota ketika semasa hidup membela Liverpool. (Dok. Liverpool)
JawaPos.com - Penyerang Liverpool, Diogo Jota, diduga mengebut ketika mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan di barat laut Spanyol. Kecelakaan itu menewaskan dia dan adiknya di lokasi seketika.
Kepolisian setempat menyebut semua bukti sejauh ini menunjukkan sosok yang mengendarai mobil dalam kecelakaan adalah Diogo Jota dan ia kemungkinan besar sedang melaju dengan kecepatan tinggi.
Jota tewas bersama adiknya, Andre Silva, 25 tahun, saat mobil Lamborghini yang mereka tumpangi mengalami pecah ban di barat laut provinsi Zamora pada hari Kamis lalu.
Kepolisian Guardia Civil Spanyol menyatakan bahwa pada saat kejadian, mobil tersebut tampaknya sedang dikendarai dengan kecepatan tinggi di jalan tol A52 dekat Palacios de Sanabria sebelum keluar jalur dan terbakar hebat.
“Semuanya juga menunjukkan kemungkinan kecepatan mobil yang dikendarai secara berlebihan di luar batas kecepatan jalan [jalan raya],” kata polisi lalu lintas lokal Zamora dilansir dari laman BBC.
Polisi mengatakan bahwa mereka telah mempelajari tanda yang ditinggalkan oleh salah satu ban Lamborghini dan menyimpulkan: "Semua pemeriksaan yang telah dilakukan sejauh ini menunjukkan bahwa pengemudi kendaraan yang mengalami kecelakaan adalah Diogo Jota."
Meski ada dugaan aspal di lokasi kecelakaan tidak rata, polisi menyatakan kepada media Spanyol bahwa lokasi tersebut bukanlah "titik rawan kecelakaan" dan jalan tersebut seharusnya masih bisa dilalui dengan aman, bahkan di atas batas kecepatan 120 km/jam.
Semua bukti mengarah pada kecepatan berlebih sebagai faktor utama kecelakaan, diperkuat oleh jejak ban dan kondisi mobil pasca kecelakaan.
Laporan lengkap masih menunggu hasil investigasi akhir dan akan diserahkan ke pengadilan setempat. "Semua juga mengarah pada kemungkinan kecepatan berlebih melampaui batas kecepatan jalan tol," lanjut keterangan Polisi Lalu Lintas Zamora.
Kematian Jota pada usia 28 tahun telah mengejutkan dunia sepak bola dan sekitarnya, dengan pesan-pesan belasungkawa yang mengalir dari para pemimpin negara dan juga rekan-rekan sesama pemain sepak bola.
Jota dan saudaranya, Andre Silva, yang bermain untuk Penafiel di divisi dua Portugal, diyakini sedang menuju ke pelabuhan Santander, Spanyol, agar Jota dapat kembali ke Liverpool untuk menjalani latihan pra-musim.
Jota telah menikahi pasangannya, Rute Cardoso, yang telah dikaruniai tiga orang anak, kurang dari dua minggu sebelum kecelakaan itu terjadi. Pemakaman kedua pemain berlangsung di kampung halaman mereka di Gondomar, Portugal pada hari Sabtu.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
