
Lamine Yamal memimpin Barcelona mengangkat trofi La Liga 2024/2025. (IMAGO/NurPhoto)
JawaPos.com–Direktur olahraga Barcelona Deco memberikan tugas tambahan kepada Lamine Yamal untuk memimpin klub asal Catalan ini menuju kejayaan Liga Champions. Blaugrana gagal mendatangkan Nico Williams dari Athletic Bilbao.
Meskipun Barcelona meraih kesuksesan besar pada musim 2024/2025, dengan meraih tiga gelar domestik pada musim debut Hansi Flick sebagai pelatih, Blaugrana masih belum puas dan ingin mengejar gelar Liga Champions pertama mereka sejak 2015.
Barcelona bahkan belum pernah mencapai final Liga Champions lagi dalam satu dekade terakhir sejak kepergian dinasti Lionel Messi dari Camp Nou. Bergabungnya Williams bisa jadi merupakan bagian yang hilang untuk akhirnya membantu Barcelona mencapai tujuannya berjaya di Eropa.
Tapi winger timnas Spanyol itu memilih menandatangani kontrak baru berdurasi 10 tahun dengan Les Leones. Meskipun winger 22 tahun tersebut sempat dilaporkan telah menyetujui persyaratan pribadi dengan bergabung bersama juara La Liga itu, kemungkinan itu mengecil karena perpanjangan kontrak telah terjadi.
Tanpa perekrutan pemain bintang untuk Barcelona, Deco menyampaikan harapannya untuk Yamal yang masih berusia 17 tahun akan membawa timnya berjaya di semua kompetisi musim depan dan seterusnya.
“Lamine (Yamal) adalah sebuah fenomena. (Barcelona) menjadi yang terbaik di dunia bergantung padanya. Dia akan berada di Barca selama beberapa tahun ke depan, bersaing di level tertinggi, di Liga Champions, di La Liga, bersaing dengan Real Madrid,” ujar Deco dalam wawancaranya dengan De Cara Com o Cara.
Yamal telah membantu Barcelona memenangkan La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol hanya dalam musim keduanya bersama tim senior. Pemain internasional Spanyol itu mencatat 18 gol dan 21 assist di semua kompetisi pada musim 2024/2025.
Dia juga memimpin Barcelona dalam empat kemenangan mereka atas Real Madrid musim lalu, mengantongi tiga gol dan dua assist dalam empat penampilan di El Clasico di tahun keduanya berjumpa Los Blancos.
“Saya juga mengatakan ini untuk tim nasional Spanyol, yang akan bersinar di turnamen karena sangat kuat. Dia tumbuh di lingkungan Mataro, dan itu membantunya menjadi sangat dewasa sekarang. Dia memiliki tanggung jawab sebagai pemain,” imbuh Deco.
Yamal tidak sendirian dalam kesulitan Barcelona untuk meraih kesuksesan di Eropa. Wonderkid La Masia ini mendapat bantuan dari Raphinha, yang mencatat 56 kontribusi gol yang mengejutkan di bawah debut Flick, dan Robert Lewandowski, yang mencetak 42 gol musim lalu.
Meski begitu, semua mata akan tertuju pada bintang muda itu saat Barcelona memulai usaha mempertahankan gelar La Liga pada Agustus tahun depan. Sama seperti saat Lionel Messi memimpin klub Catalan, keberhasilan dan kegagalan tim kini berada di pundak Yamal.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
