Ange-Yoan Bonny. (Dok. Inter Milan)
JawaPos.com - Inter Milan secara resmi mengumumkan pihaknya telah menyelesaikan perekrutan bintang muda kelahiran Prancis, Ange-Yoan Bonny, dari Parma.
Setelah kisah yang agak panjang, di mana klub kuda hitam Bundesliga Stuttgart mengancam akan membajak kesepakatan tersebut, Bonny akhirnya memilih untuk bergabung dengan Nerazzurri.
Transfer diselesaikan Sabtu (5/7) pagi waktu setempat dengan biaya sebesar EUR 25 juta termasuk bonus tambahan, yang memungkinkannya menjadi bagian dari proyek baru Nerazzurri di San Siro.
Bonny telah menjadi pemain yang menonjol dalam skuad Parma sepanjang musim 2024/2025. Dalam musim pertamanya di kasta tertinggi Italia, pemain Prancis tersebut tampil sebanyak 37 kali dan mencetak enam gol dan empat assist.
Oleh karena itu, Bonny bersatu kembali dengan Cristian Chivu, juru taktik yang pernah bekerja bersamanya di Parma musim lalu, sebelum pelatih kepala berusia 44 tahun itu ditunjuk di San Siro pada bulan lalu.
Setelah kekalahan mengecewakan Inter di Piala Dunia Antarklub dari Fluminense, mereka kini dapat fokus menatap musim baru, karena La Beneamata bertekad untuk kembali mengangkat Scudetto sekali lagi, setelah kalah bersaing dengan Napoli di musim 2024/2025.
Mengutip dari laman resmi Inter Milan, striker yang masih berusia 21 tahun tersebut mengungkapkan kebahagiaannya bisa bergabung dengan Nerazzurri dengan mengatakan kepindahan ini adalah ‘mimpi masa kecilnya.’
"Saya merasakan begitu emosional (setelah kepindahan ke Inter), saya sangat senang berada di sini," kata Bonny saat resmi berseragam biru dan hitam musim depan.
"Ini adalah mimpi masa kecil yang menjadi kenyataan bagi saya. Saya masih berjuang untuk menyadari apa yang terjadi. Saya tidak sabar untuk memulainya."
Meskipun penyerang Prancis itu bergabung dengan Parma pada 2021 dari Chateauroux, musim 2024/2025 baru merupakan musim debutnya di Serie A, setelah membantu mereka promosi.
"Saya lapar (kemenangan) dan bersemangat untuk tampil lebih baik dari musim lalu, jadi saya dapat melanjutkan kemajuan potensi saya. Saya ingin belajar dari semua pemain hebat ini yang akan berada di sekitar saya setiap hari."
Striker muda kelahiran Auberville itu juka menyebut nama Chivu yang sangat berjasa akan kariernya selama berseragam Parma musim lalu.
“Chivu banyak membantu saya selama tiga bulan terakhir di Parma. Dia orang yang baik dan dia percaya pada saya. Saya sangat senang bisa bekerja sama kembali dengannya lagi (di Inter Milan).”
Bonny didatangkan sebagai pemain pelapis untuk Marcus Thuram di lini depan, tetapi keserbabisaannya berarti ia juga dapat menggantikan kapten Lautaro Martinez saat dibutuhkan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
