
Penghormatan untuk Diogo Jota saat pembuka Euro Putri 2025. (James Gill-Danehouse)
JawaPos.com–Pemain timnas putri Portugal dan Spanyol mengheningkan cipta sebelum pertandingan pembukaan Euro Putri 2025 pada Kamis (3/7). Itu untuk mengenang pemain depan Portugal dan Liverpool, Diogo Jota.
Kedua tim pemain juga mengenakan ban lengan hitam selama pertandingan. Pemain dan pendukung tetap diam selama sekitar 20 detik sebelum para penggemar mulai bertepuk tangan untuk memberikan penghormatan.
Jota dan saudaranya Andre Silva tewas dalam kecelakaan mobil tak lama setelah tengah malam di wilayah barat laut Spanyol. Mobil Lamborghini yang mereka tumpangi keluar jalur dan terbakar, kata polisi Spanyol sebelumnya.
Kematian mereka memicu curahan kesedihan dari para penggemar sepak bola, pemain, dan ofisial di seluruh sepak bola putri dan pria.
"Pertama-tama, saya ingin meluangkan waktu sejenak untuk menyampaikan rasa duka cita kami kepada Diogo (Jota) dan saudaranya. Kami sangat memikirkan keluarga tersebut," kata pelatih Portugal, Francisco Neto, setelah timnas Wanita Portugal kalah 5-0 dari juara dunia Spanyol.
"Diogo mengikuti tim kami karena dia mencintai negara ini. Saya pernah menjadi asisten pelatih U-19 di babak elit saat Diogo masih U-19 dan kami bertemu di sana. Sejak saat itu, kami tetap berhubungan, saat kami berpapasan di markas pelatihan tim," imbuh dia.
"Saat kami berbicara, dia selalu tahu hasilnya, dia mengikuti tim, beberapa pemain. Ini adalah budaya yang kami miliki di Portugal. Semua orang menyukai keberhasilan semua tim. Itulah budaya yang kami miliki di federasi kami. Inilah jati diri kami sebagai sebuah negara," sambung dia.
"Hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan karena dua nyawa telah hilang di usia muda dan ini bukanlah hari yang baik. Tentu saja jika kami memiliki kemungkinan untuk mengubah segalanya, kami akan berubah dalam sekejap," ucap Neto.
Beberapa penggemar Portugal memajang spanduk penghormatan kepada Jota sebelum pertandingan pembuka Euro 2025.
"Terima kasih atas segalanya," tulis salah satu spanduk.
"Beristirahatlah dengan tenang," kata spanduk lainnya.
Berbicara kepada wartawan saat memasuki stadion, Presiden Parlemen Portugal Jose Aguiar Branco mengatakan, negara akan memberikan penghormatan kepada Jota bersaudara atas kontribusi mereka terhadap sepak bola yang mengharumkan nama Portugal di kancah dunia.
"Besok di Majelis Republik, kami akan memberikan suara atas mosi belasungkawa yang akan saya sampaikan untuk menghormati kenangan kedua pemuda ini (Diogo dan Andre Jota) dan juga warisan yang mereka tinggalkan untuk olahraga nasional," kata Jose Aguiar Branco.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
