Hakan Calhanoglu beri respons tegas lewat Instagram usai komentar pedas Lautaro Martinez soal sikap rekan setim Inter Milan. (@hakancalhanoglu)
JawaPos.com - Ketegangan mewarnai ruang ganti Inter Milan usai tersingkir dari Piala Dunia Antarklub 2025. Lautaro Martinez, sang kapten, melontarkan komentar pedas yang memicu respons keras dari gelandang Turki, Hakan Calhanoglu.
Setelah Inter kalah dari Fluminense 0-2 di babak 16 besar, Lautaro menyampaikan pernyataan tajam dalam wawancara bersama DAZN.
"Siapa yang ingin bertahan, bertahanlah. Yang tidak mau, silakan pergi. Kita mengenakan jersey penting dan harus berjuang untuk target besar. Saya melihat banyak hal yang saya tidak suka," ungkapnya.
Meskipun Lautaro tidak menyebut nama, banyak penggemar langsung mengaitkan komentarnya dengan Hakan Calhanoglu, yang belakangan dikabarkan ingin hengkang ke klub asal negaranya, Galatasaray. Bahkan, Presiden Galatasaray, Dursun Ozbek, mengklaim telah melakukan pembicaraan awal dengan sang pemain, menurut laporan GOAL.
Tak tinggal diam, Calhanoglu merespons pernyataan Lautaro lewat unggahannya di Instagram.
"Yang paling mengejutkan saya justru adalah kata-kata setelahnya. Kata-kata yang menyakitkan. Kata-kata yang memecah belah, bukan menyatukan. Sepanjang karier saya, saya tak pernah cari alasan," tulis Hakan di @hakancalhanoglu.
"Saya selalu bertanggung jawab, menunjukkan respek di dalam dan di luar lapangan. Saya tak pernah mengkhianati klub ini, tak pernah bilang tak bahagia di Inter. Dulu pernah ada tawaran, bahkan yang menggiurkan," tambahnya.
Gelandang berusia 30 tahun itu memang masih terikat kontrak hingga Juni 2027, sehingga kepindahannya tidak akan mudah. Presiden klub, Giuseppe Marotta, menegaskan bahwa pihak manajemen akan mengambil langkah tegas untuk melindungi kepentingan Inter, dan jika ada transfer, nilai kompensasi yang besar akan jadi syarat mutlak.
Situasi Calhanoglu bukan satu-satunya tanda krisis di skuad Nerazzurri. Davide Frattesi juga dikabarkan bakal hengkang. Jurnalis kenamaan Gianluca Di Marzio menyebut bahwa Atletico Madrid tertarik merekrut Frattesi untuk menggantikan posisi Rodrigo Riquelme yang kosong. Selain itu, kedatangan gelandang muda Petar Sucic bisa makin menyingkirkan Frattesi dari rotasi utama.
Berbeda dengan Frattesi yang mulai tersisih, Hakan Calhanoglu selama ini masih menjadi salah satu sosok kunci di lini tengah dan kerap mengenakan ban kapten. Namun, ketegangan internal dan situasi ruang ganti yang panas bisa jadi mendorongnya mencari tantangan baru.
Drama internal ini makin menunjukkan bahwa tersingkirnya Inter Milan dari Piala Dunia Antarklub bukan hanya soal kekalahan di lapangan, tapi juga gejolak besar dalam tim yang harus segera diselesaikan sebelum musim baru dimulai.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
