Pelatih Chelsea Enzo Maresca. (@chelseafc)
JawaPos.com - Chelsea memastikan tempat di perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 setelah mengalahkan Benfica dengan skor 4-1 lewat babak perpanjangan waktu. Namun, kemenangan ini tak datang dengan mudah.
Laga babak 16 besar yang digelar di Bank of America Stadium, Charlotte, Amerika Serikat, Minggu (28/6) dini hari WIB, berubah jadi kekacauan total setelah dihentikan selama hampir dua jam akibat peringatan badai petir meski hujan tak turun sama sekali.
Pertandingan yang dimulai normal itu akhirnya rampung dalam waktu total 4 jam 39 menit. Ini menjadi kali keenam dalam 50 laga Piala Dunia Antarklub tahun ini yang tertunda karena cuaca ekstrem, memicu kritik keras dari pelatih Chelsea, Enzo Maresca.
Meski puas dengan hasil akhir, Maresca tidak menahan diri dalam menyoroti keputusan FIFA yang menggelar turnamen di Amerika Serikat.
"Kalau sudah enam, tujuh, atau delapan pertandingan ditunda, itu berarti ada yang tidak berjalan dengan baik," kata Maresca yang dilansir dari media AFP.
"Amerika bukan tempat yang tepat untuk menggelar kompetisi ini. Ini bukan sepak bola, ini lelucon," kritiknya.
Ia menyayangkan bagaimana permainan yang awalnya dikuasai Chelsea justru berubah setelah penundaan.
"Selama 85 menit kami mengontrol penuh permainan. Tapi, setelah jeda panjang, semuanya berubah," imbuhnya.
Kapten Chelsea, Reece James, yang mencetak gol pembuka lewat tendangan bebas cerdik pada menit ke-64, juga mengungkapkan frustrasinya atas jeda panjang.
"Kami harus duduk menunggu dalam waktu lama. Sangat mengganggu ritme permainan," ujarnya.
Chelsea sudah nyaris menang ketika hanya tersisa empat menit waktu normal. Namun, pertandingan dihentikan dan stadion dikosongkan karena protokol keselamatan badai. Setelah hampir dua jam, laga kembali dilanjutkan dan Benfica mampu menyamakan kedudukan lewat penalti kontroversial dari Angel Di Maria setelah handball dari Malo Gusto.
Setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, Benfica harus kehilangan Gianluca Prestianni yang diusir wasit karena kartu kuning kedua. Chelsea memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan sangat baik.
Christopher Nkunku mencetak gol dari jarak dekat di awal extra time. Lalu Pedro Neto menggandakan keunggulan usai memanfaatkan celah di lini pertahanan Benfica yang mulai kacau. Tak berselang lama, Kiernan Dewsbury-Hall memastikan kemenangan telak 4-1 lewat serangan balik cepat.
Turnamen ini juga menjadi ujian bagi FIFA jelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain soal cuaca ekstrem dan penundaan, keluhan lain muncul terkait kondisi lapangan serta jadwal pertandingan yang dipaksa menyesuaikan waktu tayang televisi Eropa di tengah suhu mendekati 38°C di siang hari.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
