Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Juni 2025 | 15.17 WIB

Christian Norgaard Siap ke Arsenal, Berikut Perbandingan Statistik dengan Partey, Zubimendi, hingga Agoume

Christian Norgaard. (dok. Brentford)

JawaPos.com - Arsenal kembali aktif di bursa transfer musim panas 2025. Kali ini, nama yang mencuri perhatian bukanlah wonderkid muda dari Eropa atau bintang besar dari La Liga, melainkan Christian Norgaard, gelandang veteran milik Brentford yang disebut-sebut akan segera merapat ke Emirates Stadium.

Di usia 31 tahun, Norgaard bukanlah sosok glamor yang biasanya disambut meriah di London Utara. Namun, Mikel Arteta dan jajaran manajemen The Gunners justru melihat hal yang mungkin luput dari perhatian banyak orang: pengalaman, stabilitas, dan peran pelapis berkualitas untuk Martin Zubimendi yang juga segera tiba dari Real Sociedad.

Tapi pertanyaannya, seberapa layak transfer ini? Apakah Norgaard bisa menjadi upgrade dari Thomas Partey, pelapis sepadan untuk Zubimendi, atau justru hanya “tambalan” biasa?

Menyusul Zubimendi, Menggantikan Partey dan Jorginho
Kehadiran Norgaard di Arsenal jelas bukan tanpa alasan. Dua gelandang bertahan sebelumnya, Thomas Partey dan Jorginho, resmi meninggalkan klub. Sementara Zubimendi diyakini akan mengambil alih peran utama sebagai gelandang jangkar, Norgaard disiapkan sebagai pelapis yang siap tampil saat rotasi dibutuhkan.

Nilai transfernya pun tergolong murah meriah di tengah harga pasar saat ini: hanya 10 juta, dengan kemungkinan meningkat hingga 15 juta Pounds. Namun murah bukan berarti murahan. Data statistik menunjukkan bahwa Norgaard menyimpan potensi untuk menjadi pemain yang berguna dalam skema Arteta.

Berikut perbandingan lengkap Norgaard dengan Partey, Zubimendi, Jorginho, dan pemain incaran lain Arsenal, Lucien Agoume dari Sevilla.

Menyerang - Lebih Produktif dari Partey dan Zubimendi
Secara mengejutkan, Norgaard mencetak 5 gol di Premier League musim lalu, lebih banyak dari Partey (4), Zubimendi (3), maupun Agoume (2). Ia juga mencatatkan 39 tembakan, terbanyak di antara kelimanya, dengan 38,5% di antaranya tepat sasaran.

Meskipun jarang disebut striker bayangan, Norgaard memang rajin mencari peluang di kotak penalti lawan—rata-rata jarak tembakannya 14,3 yard, lebih dekat dari Partey (19,2 yard). Meski tidak akan difokuskan sebagai kreator gol di Arsenal, kemampuan ini tentu bisa menjadi senjata tersembunyi saat Arteta butuh opsi late goal.

Playmaking – Bukan Maestro, Tapi Tidak Kaku
Dari sisi kreativitas, Norgaard juga mencetak 4 assist, tertinggi di antara lima nama yang dibandingkan. Ia juga menghasilkan 58 shot-creating actions (SCA)—mendekati Partey (62) dan Agoume (60), meski kalah dari Agoume dalam hal kontribusi dari bola mati dan umpan progresif.

Namun, yang paling menarik adalah kontribusi Norgaard terhadap goal-creating actions (GCA). Ia berada di posisi teratas bersama Partey, dengan masing-masing menyumbang 13 peluang berujung gol. Bukti bahwa ia bukan sekadar gelandang pemotong serangan, tetapi bisa memulai atau terlibat dalam fase akhir penyerangan.

Passing & Possession – Inilah Poin Lemahnya
Jika ada satu aspek yang masih dipertanyakan, itu adalah kemampuan distribusi bola. Norgaard memang bukan bagian dari tim penguasa bola seperti Arsenal, dan hal itu terlihat dari akurasi umpannya yang hanya 81,6%, terendah dibanding Partey (87,4%), Zubimendi (83,6%), hingga Agoume (85,3%).

Jumlah umpan progresifnya pun hanya 154, masih di bawah Partey (185) dan Zubimendi (195). Namun perlu dicatat, gaya bermain Brentford yang lebih direct dan tidak dominan dalam penguasaan bola membuat angka ini bisa dimaklumi.

Defensif – Tukang Sapu Efisien
Sebagai gelandang bertahan, keunggulan utama Norgaard terletak pada aspek bertahan. Ia mencatat 49 tekel sukses dari 79 percobaan, nyaris menyamai Partey (53 dari 89). Tak hanya itu, ia memimpin dalam intersep, sapuan, dan blok, serta unggul dalam aerial duel dengan rasio kemenangan 62%.

Norgaard juga menjadi pemain yang paling sering melakukan tekel terhadap pemain yang menggiring bola. Meski efektivitasnya (59,3%) masih kalah dari Agoume (69,2%) dan Zubimendi (63,6%), frekuensi intervensinya menunjukkan intensitas bertahan yang tinggi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore