Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Juni 2025 | 00.48 WIB

Pep Guardiola Beri Kode Bisa Latih Tim dari Amerika Selatan di Masa Mendatang

Pep Guardiola. (AFP) - Image

Pep Guardiola. (AFP)

JawaPos.com–Juru taktik Manchester City Pep Guardiola mengatakan akan senang jika bisa memimpin tim dari Amerika Selatan di masa mendatang. Guardiola menikmati suasana multi budaya yang terjadi di Piala Dunia Antar klub 2025.

Dia mengakui bahwa sepak bola di negara-negara dari Amerika Selatan seperti Brasil dan Argentina memiliki daya tarik yang besar di samping fanatisme penggemar. Guardiola belum punya rencana untuk meninggalkan Stadion Etihad dalam waktu dekat dan masih memiliki sisa kontrak dua tahun bersama City. Tetapi dia tidak menolak mengenai gagasan tentang kemungkinan masa depan untuk melatih salah satu tim dari Latin. 

"Mengapa tidak? (untuk melatih klub Amerika Selatan). Banyak hal baik dalam sejarah sepak bola dan ada beberapa datangnya dari Amerika Selatan,” ujar pelatih kelahiran Barcelona itu saat menghadiri konferensi pers sebelum pertandingan City melawan Al Ain.

"Pemain-pemain terhebat (sepanjang masa) datang dari sana (Amerika Selatan) dan sebagian besar dari mereka datang ke Eropa karena peluang ekonomi dan prestise (di dunia sepak bola)," tutur Pep Guardiola.

"Mereka memiliki tim luar biasa. Saya suka ketika Anda berada di turnamen ini dan Anda bermain melawan tim-tim Amerika Selatan. Budaya ini, cara para penggemar mereka menjalani setiap aksi adalah inti dari semuanya. Kita harus menjalani kompetisi ini,” tandas Guardiola.

Juru taktik 54 tahun ini memulai karir kepelatihannya yaitu saat menukangi tim kedua kampung halamannya, yaitu Barcelona B di musim 2007/2008. Tak butuh waktu lama, Guardiola dipromosikan untuk melatih tim senior Blaugrana setahun kemudian.

Kinerjanya tercium di sepak bola dunia ketika menyulap Barcelona menjadi tim terbaik di dunia selama masa baktinya dari 2008 sampai 2012. Musim keduanya di Camp Nao, dia mempersembahkan sixtuple untuk penggemar klub Catalan itu.

Perolehan trofinya sangat lengkap ketika berada di raksasa Spanyol itu. Merasa puas dengan berbagai prestasi yang dia torehkan bersama Barca, pada 2013 Guardiola memutuskan hijrah ke raksasa Bundesliga yaitu Bayern Munchen.

Di tahun pertamanya bersama Die Roten, Guardiola langsung memberikan trofi liga domestik untuk Bayern, membuat namanya terus melambung diperedaran pelatih sepak bola terbaik sepanjang masa.

Skema dan strateginya yang diterapkan kepada klub yang ditukanginya mengubah sepak bola modern menjadi teratur dengan sistem yang telah dia ciptakan. Total tujuh trofi dia berikan kepada Bayern yang membuatnya harus berpindah untuk mencari tantangan baru.

Pada 2016, Manchester City adalah tujuan singgah juru taktik yang bermain sebagai gelandang ini saat masih menjadi pemain sepak bola dulu. Sembilan tahun karirnya di Stadion Etihad berbagai rekor dia ciptakan di tanah Inggris.

Mulai dari membawa The Citizens menguasai Liga Inggris dengan meraih trofi dalam empat musim beruntun hingga membawa City menadapatkan gelar Liga Champions pertamanya dalam sejarah klub yang dibarengi dengan catatan treble winner pada 2022/2023.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore