Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Juni 2025 | 18.02 WIB

Nicolas Jackson vs Liam Delap, Perebutan Posisi Striker Utama Chelsea Musim Depan

Nicolas Jackson (kiri) dan Liam Delap. (IMAGO/SOPA/Images/Sportimages)

 

JawaPos.com – Chelsea tidak pernah takut menghabiskan uang secara berlebihan di setiap bursa transfer dibuka, tetapi hanya sedikit yang dapat membantah fakta bahwa mereka perlu merekrut penyerang tengah baru musim panas ini.

The Blues bertindak cepat menjelang Piala Dunia Antarklub 2025 dan langsung menuntaskan transfer senilai GBP 30 juta untuk Liam Delap dari Ipswich Town, yang tampil mengesankan bersama tim Suffolk yang terdegradasi musim lalu.

Tetapi, jelas Delap saat ini bukan penyerang kelas dunia yang diharapkan oleh para pendukung Chelsea. Klub London Barat itu sebenarnya sudah memiliki penyerang yang muda dan kuat, tetapi belum membuktikan kualitasnya, yaitu Nicolas Jackson.

Pemain internasional Senegal itu harus berjuang keras bersaing dengan Delap untuk mempertahankan tempatnya sebagai pemain inti untuk musim 2025/2026.

Keduanya memang berbakat, tetapi bakatnya masih mentah dan Enzo Maresca memiliki dilema besar dan tugas berat yang membuatnya yakin, siapakah di antara dua penyerang muda ini yang akan memimpin lini depan The Blues musim depan?

Ketajaman dalam Mencetak Gol

Chelsea telah lama menginginkan penyerang yang mematikan di depan gawang seperti Didier Drogba, yang memimpin The Blues berjaya di era 2000-an awal. Mereka mungkin sekarang memilikinya dalam diri Delap.

Pemain jangkung berusia 22 tahun itu mencetak 12 gol Liga Inggris untuk tim yang sedang berjuang di papan bawah seperti Ipswich musim lalu. Meskipun bermain terbatas, ia sukses menyamai jumlah gol yang diharapkan dan juga mengungguli Jackson dalam hal itu.

Pemain berusia 24 tahun itu hanya mencetak 10 gol di liga untuk The Blues, ia tampil dalam tujuh pertandingan lebih sedikit daripada Delap. Namun, pemborosan peluang Jackson di depan gawang telah menjadi topik utama para penggemar di Stamford Bridge.

Ia bersalah karena menyia-nyiakan beberapa peluang bagus di Liga Inggris yang membuat Chelsea hanya finis diperingkat keempat di klasemen. Tercatat Jackson gagal mengkonversi 19 peluang besar di liga, sembilan lebih banyak dari Delap, yang juga memiliki rasio konversi yang lebih tinggi.

Meskipun Jackson memiliki persentase tembakan yang lebih tinggi mengenai sasaran, ia jelas kesulitan untuk memilih sudut dalam mencetak skor. Bagi Delap, kekuatan adalah kelebihan utama yang ia miliki dengan penjaga gawang berjuang untuk menandingi usaha kerasnya.

Playmaking

Sulit untuk membandingkan Jackson dan Delap dalam hal kemampuan mereka dalam playmaking mengingat perbedaan kualitas antara klub mereka musim lalu.

Jackson bermain dalam formasi Chelsea yang terorganisasi dengan baik di bawah asuhan Maresca dengan beberapa individu yang sangat berbakat, sementara Delap jauh lebih terisolasi untuk serangan balik The Tractor Boys.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore