
Ander Herrera saat menerima kartu merah meski sudah ditarik keluar lantaran cedera. Dia terlibat keributan dengan petugas keamanan. (YouTube)
JawaPos.com - Eks gelandang Manchester United, Ander Herrera, kembali menjadi sorotan saat laga Piala Dunia Antar Klub kontra Benfica, bukan karena aksi gemilang di atas rumput hijau, tapi karena insiden tak terduga yang membuatnya harus meninggalkan lapangan lebih awal, namun kali ini bukan karena cedera, melainkan mendapatkan kartu merah.
Laga panas antara Boca Juniors dan Benfica di ajang Club World Cup, Selasa (17/6) pagi WIB, berubah jadi drama penuh emosi. Wasit mengeluarkan tiga kartu merah mewarnai pertandingan yang berakhir imbang 2-2 di Hard Rock Stadium, Miami. Salah satu yang paling mencuri perhatian tentu saja Herrera, yang bahkan sudah ditarik keluar karena cedera di menit ke-20.
Namun, bukannya duduk tenang di bangku cadangan, Herrera justru terlibat keributan dengan petugas keamanan. Pemain berusia 35 tahun itu berusaha memaksa masuk ke lapangan untuk mendekati wasit yang sedang melakukan tinjauan VAR menjelang akhir babak pertama. Aksinya dihentikan pertugas keamanan lapangan, dan wasit Cesar Arturo Ramos langsung memberinya kartu merah setelah diberi tahu penyebab kericuhan tersebut.
Herrera terlihat sangat frustrasi, mungkin karena rentetan nasib buruk yang menimpanya sejak bergabung dengan Boca pada Januari lalu. Baru beberapa menit merumput dalam laga debut, ia langsung mengalami cedera hamstring. Comeback-nya juga tak berjalan mulus, cedera yang selalu terus menghantui dirinya.
Dalam tiga pertandingan berturut-turut, tubuhnya seolah menolak bermain. Di laga ketiga, ia bahkan menangis dan menutup wajah dengan kaus setelah kembali ditarik keluar karena cedera. Selain itu para rekannya harus menenangkan dirinya di bangku cadangan. Tak heran, saat ia kembali ditarik lebih awal Selasa pagi tadi, emosinya langsung meledak. Aksi nekatnya itu menjadi babak baru dalam periode kelam kariernya di Argentina.
Di atas lapangan, pertandingan pun berlangsung panas. Boca sempat unggul dua gol lewat Miguel Merentiel dan Rodrigo Battaglia, tapi Benfica membalas lewat Angel Di Maria dan Nicolas Otamendi. Selain itu, dua kartu merah lainnya diberikan kepada striker Benfica, Andrea Belotti karena pelanggaran berbahaya dan bek Boca, Jorge Figal karena tekel brutal menjelang menit akhir.
Boca dan Benfica tergabung di Grup C bersama Bayern Munchen dan Auckland City. Sebelumnya, Bayern membantai tim asal Selandia Baru itu dengan skor mencolok 10-0 tanpa adanya perlawanan. Selain itu, eks gelandang Setan Merah 2014, Herrera berharap bisa menulis ulang kisah indah bersama Boca terutama dalam laga Piala Dunia Antar Klub. Namun, sejauh ini dirinya hanya mengukir catatan rangkaian cedera, air mata, dan kartu merah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
