
Cristiano Ronaldo usai pertandingan di Allianz Arena, Munchen, Jerman, Senin (9/6). (dokumentasi UEFA)
JawaPos.com-Kekalahan Spanyol dari Portugal di final UEFA Nations League 2025, lewat adu penalti yang menyisakan banyak sorotan. Terutama bagi pemain muda Lamine Yamal yang masih berusia baru 17 tahun.
Yamal mendapat kritik keras dari para penggemar yang berharap lebih dari performa bintang muda ini. Namun, di tengah derasnya tekanan para pendukung, Cristiano Ronaldo justru hadir sebagai pembela setia wonderkid dengan memberikan dukungan terbuka.
Dalam laga yang penuh ketegangan itu, Spanyol sebenarnya membuka pertandingan dengan sangat menjanjikan. La Roja berhasil mencetak dua gol dan membawa timnya unggul cepat.
Sayangnya, Spanyol kehilangan kendali terutama bagian lini tengah, sehingga momentum berbalik dan Portugal akhirnya menyamakan kedudukan. Ronaldo menilai pemain muda tersebut sudah menunjukkan penampilannya yang luar biasa, meski belum mampu mengantarkan Spanyol mempertahankan gelar mereka di turnamen ini.
“Dia (Lamine Yamal) akan memenangkan banyak gelar, baik kolektif maupun individu. Usianya baru 17 tahun. Dia adalah anak muda dengan potensi sangat besar. Dia fenomena, tapi beri waktu karena karirnya masih panjang dan saya yakin Yamal akan menang banyak pertandingan di Nations League berikutnya,” kata Ronaldo dalam wawancara usai pertandingan, dikutip melalui laman bolavip, Senin (9/6).
Statistik memang menempatkan Yamal sebagai salah satu pencetak gol terbanyak asal Spanyol pada turnamen ini dengan raihan tiga gol. Namun kontribusinya jauh lebih dari itu, dia bisa menggiring bola dengan lincah dan kemampuan membuka ruang bagi rekan-rekan setim menjadi kunci dalam strategi pelatih Luis de la Fuente.
Meski begitu, ini bukan pertama kali Ronaldo membela Lamine secara publik. Sebelum final, sang kapten Portugal itu telah mengimbau para penggemar untuk bersabar melihat perkembangan pemain muda tersebut.
Kontroversi juga muncul ketika pelatih Luis de la Fuente memutuskan untuk mengganti pemain muda berusia 17 tahun itu dengan Yeremy Pino menjelang akhir pertandingan perpanjangan waktu. Keputusan ini sempat menimbulkan perdebatan panas.
Seorang wartawan bertanya ke Ronaldo apakah dia akan melakukan hal yang sama jika menjadi pelatih Spanyol. Ronaldo memilih untuk tetap tenang dan menghormati keputusan pelatih.
“Pelatihmu adalah fenomena. Dia tahu lebih baik dari saya, saya bukan pelatih. Dia sudah menang ribuan kompetisi, pelatih ini juga sudah membawa banyak kemenangan untuk Spanyol. Kalau dia memutuskan itu untuk memperbaiki tim, saya yakin itu keputusan tepat. Saya juga pernah diganti saat main,” ujar Ronaldo.
Dukungan Ronaldo ini menjadi angin segar bagi Lamine Yamal yang tengah berjuang membuktikan dirinya di level tertinggi Eropa. Dengan talenta dan mental sebesar itu, bukan tak mungkin masa depan cerah menanti bintang muda Spanyol ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
