
Santiago Bernabeu jadi saksi laga kegiatan sosial yang mempertemukan dua legenda asal klub Real Madrid dan Borussia Dortmund, Sabtu (7/6) kemarin. (dok. Real madrid)
JawaPos.com - Stadion Santiago Bernabeu kembali menjadi saksi duel penuh emosi dalam laga bertajuk Corazon Classic Match edisi ke-12 pada Sabtu (7/6) kemarin. Pertandingan yang mengusung tema “Un pase para la esperanza” bermakna, "satu umpan untuk harapan" ini mempertemukan para legenda Real Madrid dengan para bintang masa lalu Borussia Dortmund dalam nuansa penuh solidaritas.
Bukan hanya sekadar para pemain yang bernostalgia, seluruh hasil dari laga ini akan disalurkan untuk program pelatihan kerja bagi pemuda rentan serta proyek sosial dan olahraga yang dijalankan oleh Real Madrid Foundation.
Melansir melalui laman Real Madrid, Minggu (8/6), ketika wasit meniup peluit sebagai tanda laga dimulai, hal ini langsung disambut dengan cepat oleh Real Madrid. Baru lima menit berjalan, umpan silang Marcelo sukses dieksekusi lewat sundul Julio Baptista untuk membawa tuan rumah unggul sementara 1-0. Namun, Dortmund tak tinggal diam melihat gol pembuka dari para legenda Los Blancos.
Tak berselang lama, gol dari para legenda Dortmund pun akhirnya langsung terbalaskan dengan dua gol, lewat Barrios pada menit ke-16 dan Bender di menit ke-22. Hal ini membuat Dortmund membalikkan keadaan skor menjadi 1-2.
Menjelang turun minum, ketangkasan Marcelo kembali merepotkan lini belakang Dortmund dan menghasilkan tendangan penalti. Toni Kroos, yang baru pensiun tahun lalu dan tampil perdana di laga ini, sukses menjadi eksekutor penalti dan merobek gawang Die Schwarzgelben dengan tenang. Skor 2-2 pun bertahan hingga usainya babak pertama.
Kiper legendaris Paco Buyo sempat menjadi pahlawan dengan dua penyelamatan krusial, sebelum digantikan Kiko Casilla. Laga memasuki babak kedua, giliran Varane menyundul bola dari sepakan pojok atau corner kick, yang kemudian disambut Raul dengan tandukan keras untuk mengubah skor jadi 3-2 dan membawa keunggulan bagi Los Blancos.
Seakan tak ingin menyerah atas keganasan legenda Los Blancos, Dortmund pun terus menekan lini pertahanan El Real. Beberapa peluang sempat digagalkan tiang gawang dan lini belakang Madrid, hingga akhirnya Amoroso mencetak gol penyeimbang di menit ke-87.
Hingga laga babak kedua pun berakhir, skor akhir 3-3 menutup pertandingan yang tak hanya penuh aksi, tapi juga penuh makna kemanusiaan. Meski hanya pertandingan ekshibisi, duel ini kembali menunjukkan bahwa sepak bola punya kekuatan untuk menyatukan dan memberi harapan tanpa pandang usia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
