Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Juni 2025 | 07.00 WIB

Erik Ten Hag Ingin Reuni dengan Alejandro Garnacho dari Manchester United di Bayer Leverkusen

Alejandro Garnacho dan Erik ten Hag. (Dok. Manutd.com) - Image

Alejandro Garnacho dan Erik ten Hag. (Dok. Manutd.com)

JawaPos.com - Bursa transfer kembali memanas, dan kali ini nama Alejandro Garnacho menjadi sorotan utama. Menurut laporan terbaru dari Fabrizio Romano, pelatih anyar Bayer Leverkusen, Erik ten Hag, dikabarkan sangat tertarik untuk memboyong winger eksplosif ini dari Manchester United.

Bahkan, tawaran resmi disebut-sebut sudah diajukan, mengindikasikan bahwa Setan Merah telah memasukkan pemain internasional Argentina itu ke dalam daftar jual.

"Alejandro Garnacho akan meninggalkan Man United, keputusan dikonfirmasi oleh pihak pemain dan klub — siap berpisah. Memahami bahwa bertahan di Liga Primer adalah pilihan serius dengan 3 klub yang sudah sangat tertarik… setelah Bayer Leverkusen dan klub Italia menelepon," bunyi laporan Fabrizio Romano.

Situasi Garnacho di Old Trafford memang kurang ideal belakangan ini. Manajer Ruben Amorim bahkan secara blak-blakan menyarankan sang pemain untuk "berdoa" agar menemukan klub baru. Sebuah pernyataan yang cukup keras, namun tampaknya harapan Garnacho untuk memulai lembaran baru kini mulai terlihat nyata.

Di bawah asuhan Erik ten Hag selama di Manchester United, Garnacho menunjukkan performa yang menjanjikan. Dalam 98 penampilan, ia berhasil mencetak 20 gol dan menyumbangkan 15 assist. Statistik ini jelas menggambarkan betapa Ten Hag memahami potensi besar yang dimiliki Garnacho.

Namun, jalan Leverkusen untuk mendapatkan tanda tangan Garnacho tidak akan mudah. Dua raksasa Eropa lainnya, Napoli dan Chelsea, juga dilaporkan ikut dalam perburuan sengit ini. Persaingan ketat dipastikan akan mewarnai saga transfer sang pemain.

Musim Garnacho di bawah Amorim memang tidak semengkilap sebelumnya. Ia hanya mencetak empat gol dan enam assist dalam 40 pertandingan. Penurunan performa ini bisa jadi merupakan cerminan dari buruknya performa keseluruhan Manchester United musim ini.

Seperti yang diungkapkan Garnacho sendiri, timnya mengalami musim yang "buruk" setelah finis di urutan ke-15 Liga Primer dan kalah di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur.

Yang jelas, di usianya yang baru menginjak 20 tahun, pemain internasional Argentina tersebut memiliki waktu yang sangat banyak untuk membangkitkan kembali reputasinya.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore