Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 15.51 WIB

Bruno Fernandes Sebut Ruben Amorim Sosok yang Tepat untuk Manchester United

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes (kiri) menerima instruksi Ruben Amorim (Dok. football365)

Jawapos.com - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes menyebut Ruben Amorim adalah orang yang tepat untuk menakhodai Setan Merah kendati baru saja gagal menjuarai Liga Europa (UEL). Kegagalan ini menambah daftar panjang penderitaan Manchester Merah selama musim ini. 

Manchester United menyerah 1-0 dari Tottenham Hotspurs dalam laga final UEL di Stadion San Mames, Bilbao, Kamis (22/5) dini hari WIB. Gol tunggal Brennan Johnson di menit 42 memastikan Spurs mengakhiri 17 tahun puasa gelar dan menahbiskan timnya sebagai jawara kasta kedua Eropa. 

Setelah pertandingan, pelatih Manchester United Bruno Fernandes mengatakan dirinya siap angkat kaki andai manajemen dan fans tidak lagi percaya padanya akibat kegagalan ini. 

Namun, di kesempatan yang berbeda, Bruno Fernandes mengungkapkan pelatih asal Portugal itu adalah sosok yang tepat untuk menangani Manchester United yang sedang dalam masa sulit. Pemain 30 tahun itu mengatakan Amorim telah melakukan hal yang tepat sejak ia datang ke Old Trafford. 

"Saya tahu sulit untuk memahami itu, sulit untuk melihatnya. Tapi, saya tetap berpikir dia (Amorim) adalah orang yang tepat untuk memimpin tim," ucap kompatriot Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal ini.

"Saya kira klub dalam keadaan yang lebih mudah untuk mendatangkan (pelatih kepala) yang berbeda karena hasilnya belum terlihat. Tetapi, seperti yang rekan-rekan saya lainnya katakan, dan saya mengulangi perkataan saya sendiri, saya pikir dia adalah orang yang tepat," lanjutnya. 

Ruben Amorim datang ke Old Trafford pada November 2024 untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Eric ten Hag. Hingga saat ini ia telah memimpin 41 laga Setan Merah di semua ajang kompetisi. 

Mantan pelatih Sporting CP ini cukup kesulitan di awal kedatangannya ke Inggris. Ia mengalami lebih banyak kekalahan bersama Manchester United dengan rincian 16 kemenangan, delapan imbang, dan 17 kekalahan. 

Di liga, Bruno dkk. sempat berjibaku untuk menghindari ancaman turun kasta sebelum akhirnya dipastikan selamat. Namun, hal itu tidak menutupi rekor terburuk United selama sejarah Liga Premier dengan finis di posisi yang lebih dekat dengan zona degradasi alih-alih zona Eropa. 

Dalam lima laga terakhir, United tidak pernah mengemas kemenangan dan semakin terpuruk dengan empat kekalahan dan satu hasil imbang. Di pekan terakhir, pasukan Ruben Amorim akan menjamu Aston Villa yang berada di peringkat enam, Minggu (25/5) malam. 

Berbanding terbalik dengan performa di liga, United mampu tampil impresif selama gelaran UEL dengan catatan unbeaten atau tidak terkalahkan. Kekalahan satu-satunya mereka justru terjadi di partai puncak yang membuat penampilannya mengalami anti-klimaks. 

Bruno mengutarakan alasan mengapa ia sangat yakin kepada Amorim meski baru saja bersama-sama menjalani musim yang buruk. Baginya, pelatih 40 tahun itu sudah melakukan banyak hal baik. 

"Kita tahu bahwa seorang manajer dinilai dari hasil. Namun, sebagai pemain kami melihat lebih daripada itu. Kami melihat dia mampu mengembalikan positivitas dalam tim, untuk mencoba membawa klub kembali bersaing untuk tropi, tropi besar. Dan kami semua setuju dia adalah orang yang tepat," tuturnya. 

Bruno sendiri telah menjalani musim kelimanya bersama United. Ia diboyong dari tim legendaris Portugal Sporting CP pada transfer musim dingin 2020. 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore