Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 17.12 WIB

Misi Eropa AC milan Buyar di Roma, Sergio Conceicao Tetap Optimistis

Pelatih AC Milan Sergio Conceicao. (Dok. AC Milan) - Image

Pelatih AC Milan Sergio Conceicao. (Dok. AC Milan)

JawaPos.com–Sergio Conceicao mengakui musim AC Milan tidak berjalan sesuai dengan keinginan. Dia mendesak timnya untuk segera bangkit usai menerima kekalahan atas AS Roma.

Milan bertamu ke markas Roma pada laga lanjutan pekan ke-37 Serie A 2024/25. Bermain di Stadio Olimpico, Senin (19/5) dini hari WIB, Rossoneri takluk dengan skor 1-3.

Ini merupakan musim yang sulit dilupakan bagi Milan, yang berada di peringkat sembilan dan secara matematis sudah tidak bisa bersaing di kompetisi Eropa musim depan. Setelah kekalahan tipis 1-0 di final Coppa Italia melawan Bologna pada Rabu (14/5), pelatih asal Portugal ini menyadari adanya suasana negatif di sekitar klub.

"Suasana ini tidak mudah untuk dihadapi setelah final, dengan berbagai insiden yang tidak hanya terjadi saat itu, tetapi selama lima bulan saya di sini, yang tidak sesuai dengan keinginan kami,” kata Conceicao seperti dilansir dari laman Football Italia.

“Hal-hal itu selalu negatif bagi kami dan positif bagi lawan, baik karena kesalahan kami sendiri maupun kesalahan orang lain,” imbuh dia.

Conceicao menambahkan, musim ini sejatinya tidak sepenuhnya negatif bagi Milan sejak tiba pada Januari.

"Saya tidak mengatakan bahwa ini adalah musim yang bagus atau lima bulan yang sempurna, sama sekali tidak, tetapi ada beberapa hal positif juga. Kami memenangkan Piala Super Italia, kami mencapai final Coppa Italia, namun ketika menghadapi laga-laga penting, ada beberapa momen negatif,” ujar Sergio Conceicao.

Sergio Conceicao diusir keluar lapangan karena melakukan perselisihan di babak kedua. Dia tidak akan berada di lapangan untuk pertandingan terakhir musim ini saat bertemu Monza. Banyak yang beranggapan bahwa ini adalah penampilan terakhirnya di bangku cadangan Milan.

“Saya tidak ingin mencari-cari alasan, saya sangat menyukai sepak bola dan saya sedih karena tidak bisa berada di sana bersama para pemain. Kami harus mencoba untuk bersatu dalam musim yang tidak mudah dan mengambil tanggung jawab,” sambung Conceicao.

Sementara, dalam laga semalam Roma unggul cepat melalui Gianluca Mancini di menit ketiga, melompat paling tinggi untuk menyundul bola dari tendangan sudut Matias Soule dan menjebol gawang Mike Maignan. 

Masalah Milan semakin bertambah di menit ke-21 ketika Santiago Gimenez mendapat kartu merah langsung karena menyikut Mancini dengan keras ke arah dada sang pencetak gol. Meskipun kehilangan satu pemain, Milan berhasil menyamakan kedudukan enam menit sebelum jeda melalui Joao Felix, yang mencetak gol setelah Mile Svilar berhasil menggagalkan tendangan Alex Jimenez. 

Namun Roma kembali unggul di menit ke-58 ketika tendangan bebas menakjubkan Leandro Paredes dari jarak jauh menghujam ke pojok kanan bawah gawang dan membuat suasana stadion bergemuruh. 

Milan, bagaimanapun, menolak untuk menyerah dan hampir menyamakan kedudukan melalui Rafael Leao. Namun tendangan kaki kirinya dari jarak dekat berhasil digagalkan Svilar. 

Bryan Cristante memastikan kemenangan tiga menit sebelum pertandingan berakhir, dengan mencetak gol ke pojok bawah gawang dari luar kotak penalti setelah Maignan menepis tendangan Angelino dan Stephan El Shaarawy.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore