Denzel Dumfries (Dok. Instagram @inter)
JawaPos.com – Inter Milan hanya bisa tahan imbang Lazio pada pertandingan Seria A pekan ke-37 dengan skor 2-2 di San Siro Stadium, Milan, Italia.
Dilansir dari laman ESPN pada Senin (19/5), harapan Inter Milan untuk merain gelar Serie A mendapat pukulan telak ketika penalti Pedro di menit-menit akhir membuat Lazio menghasilkan skor imbang 2-2 yang membuat juara Serie A itu tertinggal satu poin dari Napoli menjelang pertandingan terakhir musim ini.
Di sisi lain, pemuncak klasemen sementara Serie A Napoli ditahan imbang 0-0 oleh Parma, dimana Inter kehilangan kesempatan sempurna untuk naik ke posisi teratas di waktu yang tepat. Tetapi, Yann Bisseck melakukan pelanggaran penalti pada menit ke-90 setelah menambah skor.
Inter mengantongi 78 poin dan akan bertandang ke Como pada pekan terakhir, sedangkan Napoli mengantongi 79 poin, dan mereka akan menjamu Cagliari. Jika kedua tim sama-sama mengantongi poin yang sama, gelar juara akan ditentukan melalui babak playoff. Lazio berada di posisi keenam dengan 65 poin dan tertinggal dua poin dari Juventus di posisi keempat.
Babak pertama sebagian besar dimainkan dengan tempo yang membuat permainan tampak seperti pertandingan akhir musim tanpa ada yang dipertaruhkan alih-alih dua kubu yang masih memiliki banyak hal untuk dimainkan.
Upaya pertama yang dilakukan Federico Dimarco dari tepi area penalti yang ditepis oleh kiper Lazio Christos Mandas setelah setengah jam merupakan tembakan pertama tepat sasaran.
Gustav Isaksen dikirim dalam posisi satu lawan satu tetapi Sommer melebarkan dirinya dengan baik untuk menggagalkan penyerang Lazio, dan Inter berhasil memimpin sementara sebelum pertandingan babak pertama usai.
Lazio terus menekan pada babak kedua, dan memiliki peluang bagus untuk menyamakan kedudukan, tetapi Boulaye berhasil melepaskan bola melebar dari jarak dekat di bawah tekanan Sommer dan Bisseck.
Beberapa menit kemudian, Lazio menyamakan kedudukan melalui pemain pengganti Pedro yang berhasil melepaskan tembakan dari tepi kotak setelah menerima umpan dari Matias Vecino pada menit ke-72.
Inter bangkit dan dengan 11 menit tersisa dimana Hakan Calhanoglu melepaskan tendangan bebas ke tiang belakang serta Denzel Dumfries kehilangan pengawalannya untuk menyundul bola dari jarak dekat.
Saat Bisseck menyentuh bola dengan tangan di akhir pertandingan, pemeriksaan VAR menghasilkan hadiah penalti yang dikonversi oleh Pedro.
Arnautovic kemudian memasukkan bola ke gawang dan Inter tampak telah meraih kemenangan dramatis, tetapi gol tersebut dianulir karena offside, dan sang juara bertahan sekaligus finalis Liga Champions kini harus berharap Napoli gagal meraih kemenangan dan mendapatkan tambahan poin.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
