Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Mei 2025 | 23.04 WIB

Manchester United Telan Kekalahan ke-18 di Liga Inggris Musim Ini, Roy Keane: Apa yang Bagus dari Tim Ruben Amorim?

Legenda Setan Merah Roy Keane. (The Independent) - Image

Legenda Setan Merah Roy Keane. (The Independent)

JawaPos.com - Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, menyebut bahwa daya tarik Setan Merah untuk para pesepak bola sudah hilang setelah skuad besutan Ruben Amorim itu menelan kekalahan ke-18 mereka di Premier League musim ini.

Dilansir dari Sky Sports, Roy Keane mengatakan bahwa dengan kekalahan 1-0 dari Chelsea di Stamford Bridge, Sabtu (17/5) membuktikan bahwa skuad Manchester United saat ini tidak bisa dinilai bagus dalam segala aspek.

“Apa yang bagus dari tim ini?” ujar Keane.

Menurut Keane, anak asuh Amorim tidak memberinya harapan apapun dalam permainan. Tidak seperti tim lain yang masih memberikan tontonan bagus dalam berbagai hal secara teknikal bahkan situasi bola mati.

"Jika Anda duduk dan menonton tim-tim tertentu, dan Anda menggantungkan harapan (pada tim tersebut), Anda akan mengatakan bahwa mereka benar-benar sangat bagus secara teknis, mereka bugar, mereka brilian, mereka bagus dalam situasi bola mati. Jika Anda melihat United, Anda akan pergi begitu saja, mereka tidak benar-benar bagus dalam hal apa pun,” sindirnya.

Kekalahan ke-18 di liga musim ini merupakan catatan klub yang terburuk dalam setengah abad terakhir. Selain itu, Setan Merah juga hanya meraih dua poin sejak awal April, menjadikannya raihan poin terendah dibandingkan seluruh tim di Premier League.

Meski terus-menerus mendapatkan hasil buruk di liga dan hanya berada di posisi 16 klasemen, tim asuhan Ruben Amorim masih bisa melaju ke Liga Champions musim depan jika berhasil memenangkan trofi Europa League musim ini.

Roy Keane menilai trofi Europa League menjadi harga yang harus dibayar Amorim atas hasil buruk yang didapatkannya di Premier League musim ini. Jika tidak, menurutnya tidak akan ada lagi pemain yang ingin bergabung dengan United.

"Jika mereka tidak memenangkan (final Liga Europa) minggu depan, saya pikir hari-hari semua orang ingin pergi ke Manchester United telah berlalu. Saya rasa tidak akan ada lagi pemain yang ingin bergabung dengan Manchester United,” tegasnya.

Dengan delapan pertandingan berturut-turut tanpa kemenangan di Premier League, Roy Keane menyebut jika fans United saat ini sudah tidak lagi berada dalam fase marah, melainkan sudah dalam fase ikhlas.

"Para penggemar, bahkan di sini malam ini, saya tidak berpikir bahwa para penggemar United marah lagi. Ini hanya sebuah penerimaan. Bahkan wawancara manajer di sana, dia menerima di mana mereka berada,” ucap Keane.

Bahkan, pria yang mendapatkan 17 trofi bersama Manchester United itu meyakini bahwa para penggemar Setan Merah sudah biasa untuk memprediksi hasil buruk sebelum pertandingan dimulai.

"Sekarang, tentu saja, Anda harus realistis, saya pikir para penggemar United akan kembali ke Manchester malam ini dengan mengatakan: 'Oh, itulah yang kami pikir akan terjadi. Dan itu adalah hal yang menyedihkan. Dan yang lebih penting lagi, saya tidak berpikir para pemain percaya bahwa mereka bisa datang dan menang malam ini,” ungkapnya.

Masih dalam laporan Sky Sports, Keane ditanyai berapa banyak pemain Manchester United yang dapat dipertahankan klub musim panas ini, pria 53 tahun itu kemudian menyebut Bruno Fernandes sebagai satu-satunya pemain yang harus dipertahankan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore