
Pelatih Chelsea Enzo Maresca. (AP Photo/Wiggleworth)
JawaPos.com - Persaingan pelatih di kancah sepak bola Eropa kembali memanas. Nama Enzo Maresca, pelatih Chelsea, muncul sebagai kandidat mengejutkan untuk menangani salah satu raksasa Serie A Italia, AS Roma. Keberhasilannya membawa Chelsea bersaing di papan atas Premier League dan Conference League membuat pria Italia ini dilirik oleh manajemen Giallorossi.
Maresca yang baru bergabung dengan Chelsea musim panas lalu setelah menggantikan Mauricio Pochettino, kini menjadi incaran klub ibu kota Italia tersebut. Meskipun baru menjalani tahun pertamanya di Stamford Bridge dengan kontrak lima tahun plus opsi perpanjangan 12 bulan, namanya sudah masuk radar Roma yang sedang mencari pengganti Claudio Ranieri.
Ranieri, pelatih veteran berusia 73 tahun yang saat ini menangani Roma untuk periode ketiga, dikabarkan akan mengambil posisi di belakang layar musim depan. Meski telah mencatatkan 22 kemenangan dari 37 pertandingan di semua kompetisi sejak bergabung kembali pada November lalu, Roma tetap mencari sosok baru untuk menduduki kursi pelatih.
Rekomendasi dari Ranieri
Menariknya, justru Ranieri sendiri yang merekomendasikan nama Maresca kepada pemilik klub. Menurut laporan TEAMtalk, pemilik Roma melihat profil Maresca cocok dengan kriteria yang mereka cari untuk memimpin tim musim depan. Namun, peluang ini hanya akan terbuka jika Chelsea memutuskan untuk berpisah dengan Maresca, sesuatu yang terlihat tidak mungkin pada tahap ini.
Di bawah kepemimpinan Maresca, Chelsea telah menjalani 54 pertandingan dengan mencatatkan 32 kemenangan dan 13 kekalahan. The Blues masih berjuang untuk mengamankan tiket Liga Champions dan menjuarai Conference League musim ini. Meski demikian, gaya sepak bola yang diterapkan Maresca masih menuai kontroversi di kalangan pendukung Chelsea.
Fokus pada penguasaan bola yang diterapkan pelatih berusia 45 tahun ini menimbulkan dua kubu di antara penggemar. Sebagian menganggapnya menarik, sementara yang lain menilainya membosankan. Belum adanya konsensus mengenai gaya bermain ini membuat posisi Maresca di mata fans Chelsea masih belum sepenuhnya aman.
Kembali ke Tanah Air?
Meskipun memiliki darah Italia, konsensus umum menyatakan bahwa Maresca tidak akan tergoda untuk kembali ke tanah kelahirannya pada tahap kariernya saat ini. Ia dipandang sebagai bagian jangka panjang dari proyek Chelsea dan akan terasa kurang masuk akal jika harus meninggalkan skuad muda yang telah ia kembangkan sejak Juli lalu.
Hasil buruk di akhir musim mungkin dapat mengubah pandangan manajemen Stamford Bridge, namun Maresca dipastikan tetap fokus untuk terus membangun di Chelsea daripada menerima tawaran dari Roma. Meski demikian, tawaran tersebut bisa menjadi lebih menarik jika Roma berhasil lolos ke Liga Champions musim depan.
Saat ini, Roma berada satu poin di belakang Juventus yang menduduki posisi keempat di klasemen Serie A dengan dua pertandingan tersisa. Persaingan untuk tiket terakhir Liga Champions di Italia masih terbuka lebar dan hasil akhir kompetisi dapat memengaruhi masa depan kedua klub.
Maresca sendiri merupakan sosok yang tidak asing dengan sepak bola Italia. Pengalamannya sebagai pemain dan pengetahuannya tentang Serie A bisa menjadi nilai tambah jika ia benar-benar kembali ke tanah kelahirannya. Namun, dengan proyek ambisius Chelsea yang sedang berlangsung dan kemungkinan tampil di Liga Champions musim depan, kecil kemungkinan Maresca meninggalkan London dalam waktu dekat.
Performa Chelsea di akhir musim ini akan menjadi faktor penentu dalam perbincangan terkait masa depan Maresca. Jika The Blues mampu mengamankan tiket Liga Champions dan mengangkat trofi Conference League, posisi Maresca akan semakin kuat di Stamford Bridge dan kemungkinan kepindahannya ke Roma akan semakin kecil.
Namun dunia sepak bola selalu penuh dengan kejutan. Terlepas dari statusnya saat ini bersama Chelsea, ketertarikan Roma terhadap Maresca menunjukkan bahwa pelatih Italia tersebut memiliki reputasi yang baik dan dihormati di tanah kelahirannya. Situasi ini tentu akan terus menjadi bahan pembicaraan hangat menjelang bursa transfer musim panas mendatang.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
