
Xabi Alonso, calon pelatih baru Real Madrid. (Marius Becker/dpa via AP)
JawaPos.com - Xabi Alonso akan segera menemukan petualangan baru dalam karier kepelatihannya. Pelatih Bayer Leverkusen itu dilaporkan akan menjadi pelatih kepala Real Madrid sebelum dimulainya ajang Piala Dunia Antarklub.
Dilansir dari Sky Sports, Alonso disebut akan menggantikan Carlo Ancelotti yang akan menangani Timnas Brasil mulai 26 Mei.
Keputusan ini datang tak lama setelah Alonso resmi mengumumkan kepergiannya dari Leverkusen. Dalam dua setengah tahun, ia sukses mempersembahkan gelar Bundesliga dan DFB Pokal.
Musim lalu, Alonso bahkan nyaris mencetak sejarah tak terkalahkan. Sayangnya, mimpi treble pupus setelah Leverkusen tumbang dari Atalanta di final Liga Europa.
Kini, pria berusia 43 tahun itu siap pulang ke Madrid, tempat di mana ia pernah mencicipi berbagai gelar sebagai pemain. Kali ini, ia datang dengan misi meraih kejayaan sebagai pelatih.
Sky Sports juga menyebut bahwa Leverkusen setuju untuk melepas Alonso setahun lebih cepat dari kontraknya. Ia seharusnya masih terikat hingga musim panas 2026.
Namun, dengan kesepakatan ini, Alonso bisa bergabung ke Real Madrid secara gratis. Sebuah win-win solution untuk masing-masing pihak.
Laga debut Alonso sebagai pelatih Real Madrid diperkirakan akan terjadi pada 18 Juni. Lawan pertamanya adalah Al Hilal dari Arab Saudi di ajang Piala Dunia Antarklub di Miami.
Kedatangan Alonso menandai era baru di Bernabeu. Ia akan menggantikan sosok legendaris Ancelotti yang segera menyeberang ke benua lain.
Carlo Ancelotti Segera Jadi Pelatih Brasil
Ancelotti sendiri akan menjadi pelatih kepala tetap pertama asal luar Brasil dalam sejarah Selecao. Dalam usianya yang kini sudah 65 tahun, ia akan langsung memimpin laga kualifikasi Piala Dunia melawan Paraguay dan Ekuador bulan depan.
CBF menyambut Ancelotti dengan antusias. Mereka menyebut ini sebagai momen bersejarah pertemuan dua ikon, merujuk pada prestasi Ancelotti dan koleksi lima trofi Piala Dunia milik Brasil.
Meski ini adalah pengalaman pertamanya di level tim nasional, Ancelotti datang dengan reputasi mentereng. Ia adalah satu-satunya pelatih yang menjuarai lima liga top Eropa.
Brasil sendiri sedang dalam masa transisi. Dalam dua setengah tahun terakhir, mereka telah lima kali berganti pelatih sejak pemecatan Dorival Junior.
Ancelotti kembali ke Madrid pada 2021 dan langsung mempersembahkan dua gelar La Liga dan dua Liga Champions. Namun musim ini tampaknya kiprahnya di Madrid akan berakhir tanpa trofi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
