
Mikel Arteta (dok. Arsenal)
JawaPos.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengaku hatinya sakit luar biasa melihat Liverpool berpesta merayakan gelar juara Liga Inggris akhir pekan lalu. Meski begitu, sang pelatih menegaskan bahwa keberhasilan skuad Arne Slot tersebut tidak akan menjadi motivasi tambahan baginya musim depan.
The Gunners berpeluang besar mengamankan posisi runner-up untuk musim ketiga berturut-turut jika mampu menaklukkan Bournemouth di Emirates Stadium pada Sabtu nanti. Namun, meski harapan meraih kejayaan di Liga Champions masih membara, Arteta mengakui bahwa menyaksikan Liverpool meraih gelar secara pantas tetap terasa menyakitkan.
"Saya menonton sedikit perayaan mereka di Anfield lewat TV sebelum saya alihkan fokus ke hal lain," ujar Arteta.
"Rasanya seperti ada yang mengganjal di perut saya. Saya tahu mereka tim yang lebih konsisten dan punya banyak hal yang dibutuhkan untuk juara. Tapi tetap saja, rasanya sangat menyakitkan," ungkapnya.
Meski perih melihat rival angkat trofi, Arteta menegaskan bahwa ambisinya tak bergantung pada momen itu.
"Motivasi saya lebih berfokus pada hal lain. Tapi menyaksikannya, tentu saja, sangat menyakitkan. Mereka melakukannya dengan cara yang tak memberikan peluang kepada tim lain. Itu harus dihargai, dan kita harus terima bahwa ada alasan mengapa kita belum mampu meraihnya," jelasnya.
Namun, pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti bahwa minimnya cedera di skuad Liverpool menjadi faktor besar keberhasilan mereka, meskipun ada gangguan spekulasi masa depan bintang seperti Virgil van Dijk dan Mohamed Salah.
"Yang bagus dari mereka adalah semua pemain penting ada di lapangan sepanjang waktu. Itu sangat positif," tambah Arteta.
Hal itu menjadi sorotan penting bagi Arsenal, yang terus dihantui cedera sepanjang musim ini. Setelah kekalahan 1-0 dari PSG di leg pertama semifinal Liga Champions, Arteta menggambarkan momen memilukan di ruang ganti.
"Saya masuk dan melihat tujuh pemain absen duduk bersama. Itu bisa jadi satu tim inti. Kami kehilangan mereka selama berbulan-bulan," tuturnya.
Jelang laga kontra Bournemouth, Arteta diperkirakan akan melakukan sejumlah rotasi. Gelandang bertahan Thomas Partey kemungkinan besar akan kembali dimainkan setelah absen di leg pertama melawan PSG karena skorsing.
"Dia sangat penting bagi kami. Dia pemain yang paling banyak main di posisi itu. Di laga terbesar musim ini, kami tak punya dia. Tapi Declan (Rice) bermain luar biasa di sana, dan kami punya kualitas lain di lini tengah," pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
