
Enzo Maresca. (Dok. New York Times)
JawaPos.com–Pertandingan derby London Barat antara Fulham dan Chelsea di Craven Cottage, Minggu (20/4), berjalan dalam tensi tinggi dan penuh kejutan. Chelsea yang tertinggal lebih dulu lewat gol Alex Iwobi, justru bangkit di menit-menit akhir lewat Tyrique George dan Pedro Neto.
Kemenangan 2-1 ini seolah menjadi penanda bahwa The Blues belum habis. Namun, sang pelatih Enzo Maresca justru menanggapi kemenangan dramatis itu dengan kepala dingin.
Dalam atmosfer euforia usai membalikkan keadaan hanya dalam sepuluh menit terakhir, komentar Maresca cukup mencengangkan. Bagi pelatih asal Italia itu, gol Neto di menit ke-93 memang penting, tetapi tidak serta-merta mengubah arah musim Chelsea.
Menurut dia, timnya memang sudah berada dalam jalur yang tepat sejak lama. Chelsea datang ke laga ini dengan beban berat. Mereka duduk di peringkat tujuh, rawan disalip tim-tim di bawahnya, dan belum pernah menang tandang sejak Desember tahun lalu.
Ketika Iwobi mencetak gol di babak pertama, kekhawatiran itu makin menjadi. Fulham bermain disiplin, sementara Chelsea tampak kehilangan arah hingga pertengahan babak kedua.
Namun Maresca tak tinggal diam. Masuknya Pedro Neto memberi warna baru di sisi kanan serangan. Perubahan itu berbuah manis. Pada menit ke-83, Tyrique George menyamakan kedudukan.
Pemain muda yang kerja kerasnya selama ini jarang disorot akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Lalu, tepat di menit ke-93, Neto mengunci kemenangan dengan gol indah yang membuat suporter Chelsea bersorak histeris.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan tandang Chelsea selama empat bulan. Tak hanya itu, posisi mereka pun terdongkrak ke peringkat lima, hanya dua poin di belakang Newcastle United yang menempati posisi ketiga klasemen sementara Premier League.
Namun di tengah sorotan media soal kebangkitan The Blues, Maresca menolak anggapan bahwa gol Neto adalah penentu arah musim mereka. “Gol itu tidak mengubah musim. Kami sudah di jalur yang bagus,” ujar Maresca dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Dalam keterangan lengkapnya, Maresca mengungkapkan bahwa musim ini sudah berjalan positif bagi Chelsea, terlepas dari gol Neto. Dalam tiga tahun terakhir, The Blues tak pernah menyentuh zona Liga Champions. Kini, mereka kembali bersaing di papan atas dan punya peluang besar untuk lolos ke kompetisi Eropa paling prestisius tersebut.
“Saya sangat senang dengan cara kami bermain, dengan gaya yang ingin kami tunjukkan. Gol ini memang penting, tapi hanya bagian kecil dari perjalanan yang sudah kami mulai sejak awal musim,” imbuh Enzo Maresca.
Maresca juga menyampaikan rasa bahagianya terhadap pemain muda seperti Tyrique George. “Saya senang sekali dengan Tyrique, dia pekerja keras. Dan Pedro, semua tahu dia lebih nyaman di kanan, tapi kami juga punya Noni dan Jadon, jadi saya harus menyesuaikan tiap pertandingan,” ungkap dia.
Sementara itu, Chelsea kini akan menikmati rehat selama hampir sepekan sebelum kembali bertanding melawan Everton pada Sabtu (26/4). Laga itu bisa jadi momen penting untuk memperlebar jarak dari posisi kedelapan, sekaligus menjaga asa finis di empat besar.
Chelsea memang belum sepenuhnya stabil musim ini. Namun kemenangan dramatis atas Fulham membuktikan bahwa mereka punya nyali, kedalaman skuad, dan semangat pantang menyerah.
Meski Maresca menolak euforia berlebihan, hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa The Blues tak akan menyerah dalam perebutan tiket Liga Champions. Dan satu hal yang jelas, ketika pemain seperti Pedro Neto bisa tampil sebrilian itu di momen genting, Chelsea punya alasan untuk optimistis.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
