Legenda Timnas Spanyol, Fernando Morientes, saat berbagi kisah penyakit yang pernah ia alami. (Dok. RFEF)
JawaPos.com - Mantan penyerang Liverpool dan Real Madrid, Fernando Morientes, mengungkapkan bahwa ia takut setengah mati setelah sempat menghabiskan waktu selama lima hari di rumah sakit.
Morientes menderita penyakit emboli paru, yang terjadi ketika gumpalan darah bergerak ke paru-paru, menyumbat pembuluh darah. Gumpalan tersebut awalnya terbentuk di lututnya yang ia rasakan sebagai akibat dari terlalu banyak melakukan perjalanan udara.
Dan, juara Piala FA 2006, yang menghabiskan 18 bulan bersama Liverpool, kini merinci pengalaman mengerikan tersebut. Saat ini ia bekerja sebagai pundit La Liga di Spanyol dan mengatakan kepada COPE's Tiempo de Juego.
"Saya merasa sakit setelah melakukan banyak perjalanan,” kata Morientes kepada acara COPE Tiempo de Juego. "Pada salah satu perjalanan tersebut, dada saya mulai terasa sakit, rasa sakit yang menusuk di bawah tulang dada."
"Saya pikir itu adalah sesuatu yang berhubungan dengan perut dan saya tidak ingin pergi ke rumah sakit. Namun, malam itu saya merasakan sesuatu dan segera pergi ke dokter."
"Mereka mulai memeriksa jantung saya dan tidak melihat apa-apa sampai mereka menemukan efusi di pleura. Itu adalah emboli paru."
Mantan pemain Timnas Spanyol ini memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai apa yang terjadi. "Itu adalah gumpalan darah yang terbentuk di lutut saya karena terlalu lama duduk diam, baik dalam penerbangan maupun di dalam mobil," sambung Morientes.
"Darah saya mulai mengental dan akhirnya mencapai paru-paru saya. Saya menghabiskan lima hari di rumah sakit, dan sejujurnya, rasanya seperti di neraka."
Morientes menekankan pentingnya orang-orang di luar sana untuk mengetahui tentang bahaya bepergian dan apa yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.
“Penting bagi orang-orang yang bepergian beberapa kali dalam seminggu untuk mengetahui tentang bahaya-bahaya ini,” kata Morientes.
"Merupakan ide yang baik untuk membawa heparin, dan Anda dapat melakukan perjalanan jika memang diperlukan. Jika tidak, saya sarankan untuk membuat keputusan yang lebih baik dan tidak bepergian sepanjang waktu seperti yang saya lakukan."
Legenda berusia 49 tahun ini mengatakan bahwa ia diharapkan untuk pulih sepenuhnya. Dia juga berterima kasih kepada para dokter karena telah menyelamatkan nyawanya.
Morientes dikenal karena masa baktinya di Real Madrid, mulai 1997 setelah sebelumnya bermain di Albacete dan Real Zaragoza.
Selama hampir delapan tahun di Real Madrid, ia telah bermain sebanyak 272 kali, mencetak 100 gol dan memberikan assist 34 kali, serta berkolaborasi dengan ikon klub, Raul Gonzalez.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
