Carlo Ancelotti. (AFP via Jawa Pos)
JawaPos.com - Euforia entrenador Carlo Ancelotti mengantarkan Real Madrid lolos ke final Copa del Rey setelah menyingkirkan Real Sociedad pada Selasa (2/4) lalu tidak berlangsung lama. Sepuluh jam setelahnya, pelatih berjuluk Don Carlo itu sudah hadir dalam sidang di Pengadilan Tinggi Madrid.
Ancelotti datang untuk memberikan keterangan atas dugaan kasus penipuan pajak yang dilakukannya senilai lebih dari EUR 1 juta (sekitar Rp 18,3 miliar). Itu terjadi dalam periode pertamanya menangani Real Madrid (2013–2014). Ancelotti dihadapkan tuntutan hukuman penjara empat tahun sembilan bulan serta denda EUR 3,2 juta (sekitar Rp 58,56 miliar) oleh Kejaksaan Umum Spanyol.
Ancelotti dengan tegas menyangkal telah mangkir dari membayar pajak. Meski, belakangan diketahui kalau pelatih asal Italia itu telah membayar EUR 1,5 juta (Rp 27,4 miliar) kepada otoritas pajak.
”Aku hanya fokus untuk mengumpulkan EUR 6 juta (gaji, Red) selama tiga tahun dan aku tidak pernah menyadari ada sesuatu yang salah,” tuturnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
