
Kapten Tim Prancis Kylian Mbappe. (UEFA)
JawaPos.com-Kylian Mbappe kembali memimpin timnas Prancis melawan Kroasia pada Jumat (21/3) pagi WIB, setelah absen selama enam bulan. Dia mengkritik dirinya sendiri atas cara menangani jabatan kapten sebelumnya.
Bintang Real Madrid tersebut dipercaya menjadi kapten Les Bleus leg pertama perempat final Nations League di Stadion Poljud, dan leg kedua pada Senin (24/3) di Stadion Stade de France. Ini akan menjadi penampilan pertama untuk Prancis sejak kalah 3-1 dari Italia pada (6/9) tahun lalu. Mengutip dari ESPN Mbappe mengatakan, tidak menangani situasi laga dengan baik saat itu.
"Saya cukup sadar untuk mengetahui apa yang baik dan buruk. Saya tahu orang-orang tidak senang dengan apa yang saya lakukan di dalam dan luar lapangan, dan saya tidak melakukannya dengan baik," kata Mbappe dalam konferensi pers sebelum laga Prancis vs Kroasia.
"Saya tidak ragu mempertanyakan diri sendiri. Saya tidak pernah keberatan dengan kritikan jika memang pantas dan beralasan untuk saya," imbuh dia.
Pada September lalu, Mbappe tampil buruk saat mengawali karir di Madrid dan tim nasional, tetapi dia membalas dan mengatakan bahwa pendapat orang-orang tentangnya adalah hal yang paling tidak dikhawatirkan.
Dia juga mengatakan tidak peduli dengan sambutan yang akan didapatkan saat bermain lagi di stadion Paris Saint-Germain setelah meninggalkannya setelah berbulan-bulan mengalami konflik dengan jajaran petinggi klub dan para penggemar. Enam bulan kemudian, dia mengakui bahwa beberapa kritik yang ditujukan kepadanya saat itu memang benar.
"Saya tidak bermain bagus saat melawan Italia dan konferensi pers (sebelum pertandingan) saya tidak menyenangkan orang-orang, karena sebagai, kapten saya tidak menyatukan para pemain di ruang ganti," kata penyerang 26 tahun itu.
"Saya menerimanya (kritikan), tetapi sekarang yang terpenting adalah terus maju dan tidak mengulangi kesalahan yang sama," imbuh dia.
Mantan penyerang AS Monaco ini berada di urutan ketiga dalam daftar pencetak gol sepanjang masa timnas Prancis dengan 48 gol, tetapi dia hanya mencetak gol dalam dua dari 12 pertandingan internasional terakhirnya. Ada keraguan apakah bekas superstar PSG itu akan mempertahankan jabatan kapten, tetapi dia melakukannya setelah berdiskusi dengan pelatih Didier Deschamps.
Pemenang Piala Dunia 2018 itu tidak ikut dalam pertandingan Nations League melawan Israel dan Italia November lalu, ketika Deschamps mengatakan lebih baik seperti itu mengingat perjuangan fisik dan mental Mbappe yang kurang memadai saat itu.
Mbappe juga absen dari pertemuan sebelumnya karena cedera paha ringan, tetapi tetap bermain untuk Real Madrid. Sehingga membuat marah banyak penggemar timnas Prancis dan menimbulkan pertanyaan tentang prioritasnya antara klub dan negara.
Setelah awal yang sulit dalam karirnya berseragam Los Blancos, saat ini dia mencetak gol dengan bebas dan telah membukukan 31 gol dalam 44 pertandingan musim ini.
“Saya merasa baik, saya merasa senang bermain sepak bola. Saya senang berada di sini untuk membantu tim (Prancis),” ujar striker dengan tinggi 178 cm tersebut
Mbappe akan kembali bereuni di lini serang dengan penyerang PSG yang sedang naik daun saat ini, Ousmane Dembele, pencetak gol terbanyak liga Prancis. Keduanya telah mencapai 30 gol secara keseluruhan musim ini. Catatan bintang Real Madrid lebih baik dengan melakukan hal ini untuk ketujuh musim secara berturut-turut, sementara Dembele yang baru produktif berhasil melakukannya untuk pertama kali di musim ini.\
"Ia adalah andalan kami. Ketika Anda melihat penampilannya saat ini, itu memberi kami lebih banyak pilihan, itu membuat kami semakin tidak terduga bagi lawan," kata Mbappe tentang Dembele, yang juga merupakan teman dekatnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
