
Wonderkid Barcelona Pau Cubarsi. (UEFA)
JawaPos.com–Bek muda Barcelona Pau Cubarsi menyatakan keinginannya untuk bermain di laga final Liga Champions dengan harapan terlaksana duel El Clasico melawan Real Madrid musim ini mengingat adanya potensi laga tersebut akan terjadi.
Pertandingan final yang akan berlangsung di Allianz Arena, Munchen, gagasan untuk menghadapi sang rival terbesar mereka di panggung terbesar kompetisi sepak bola Eropa ini membakar semangat wonderkid yang masih berusia 18 tahun itu. Di dalam ruang ganti Barcelona, tidak ada rasa takut dan suasana menegangkan mengenai potensi pertarungan dengan Los Blancos jika mereka mampu menembus final Liga Champions.
Bahkan, para pemain Barca akan memanfaatkan kesempatan itu untuk terus bersaing melawan Real Madrid dalam pertandingan berisiko tinggi tersebut. Keyakinan dalam skuad tetap kuat, dan mereka siap menghadapi tantangan apa pun yang menghadang.
Kenangan Favorit Pau Cubarsi Ketika Bermain dalam Duel El Clasico
Kilas balik momen terbaiknya sejak masuk tim senior Barcelona, bek kelahiran Girona ini mengenang dengan penuh kebanggaan mengenai pengalamannya di final Piala Super Spanyol menghadapi rival abadi.
Pertandingan itu dianggap sangat spesial baginya, karena Barcelona mengamankan kemenangan dominan atas Real Madrid, yang membuatnya berhasil mempersembahkan trofi besar pertamanya bersama Blaugrana musim ini.
“Kenangan terbaik saya adalah ketika kami bermain di final Piala Super dan kami mengalahkan Real Madrid 5-2 dan saya mampu memenangkan gelar pertama saya bersama klub dalam hidup saya,” ungkap Cubarsi.
Melansi dari SPORT, pemilik nomor punggung dua di Camp Nou tersebut mengaminkan potensi akan terjadi El Clasico ketika ditanya tentang peluang Barcelona akan menghadapi Real Madrid di final Liga Champions,.
“Ya, sedikit demi sedikit, kenyataan tersebut adalah bahwa itu (El Clasico) akan menjadi duel final yang bagus,” tambah dia.
Fokus Pau Cubarsi Mempersembahkan Gelar untuk Barcelona
Seperti rekan setimnya yang lain, Cubarsi fokus pada fase krusial musim ini. Masih ada tiga trofi yang bisa Barca rebut tahun ini untuk meraih treble winner dan tim memahami pentingnya tetap konsisten untuk memberikan penampilan terbaik mereka di setiap pertandingan.
Baca Juga: Virgil Van Dijk Bincang dengan Petinggi PSG usai Liverpool Tersingkir dari Liga Champions
“Sekaranglah saatnya gelar ditentukan dan kami harus sangat fokus karena ini adalah bagian terpenting dari musim ini,” ucap dia.
Alumni akademi Blaugrana, La Masia ini juga mengungkapkan idolanya yang merupakan dua tulang punggung Barcelona di masa kejayaan klub beberap tahun lalu. Dia menyebut Carles Puyol dan Gerard Pique ada dua sosok inspirasinya.
Cubarsi telah mempelajari gaya dari kedua legenda klub Catalunya ini dengan saksama dan bertujuan untuk mengembangkan bagaimana cara dia bermain yang memadukan atribut kedua pemain bertahan terbaik dunia itu.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
