Joshua Zirkzee di laga Manchester United melawan Southampton. (Dok. Instagram/@zirkzee)
JawaPos.com - Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman, memberikan penjelasan tegas terkait keputusan mencoret penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, dari skuad untuk pertandingan internasional bulan Maret. Dalam pernyataannya, Koeman menyebut bahwa Zirkzee saat ini "tidak cukup baik" untuk dipanggil ke tim nasional. Pernyataan ini menjadi pukulan bagi eks Bayern Munchen yang sebelumnya selalu mendapat kesempatan dalam beberapa panggilan timnas terakhir.
Joshua Zirkzee adalah salah satu pemain yang sebelumnya masuk dalam skuad Belanda untuk UEFA Nations League pada bulan September, Oktober, dan November. Namun, dalam daftar awal pemain yang dipilih untuk menghadapi Spanyol di babak perempat final, namanya tidak tercantum. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena lini depan Belanda sebenarnya memiliki keterbatasan dalam jumlah pemain yang tersedia.
Pada laga terakhirnya bersama Manchester United, Zirkzee menjadi starter saat timnya bermain imbang 1-1 melawan Arsenal di Premier League. Namun, penampilannya kurang impresif, di mana ia kesulitan menghadapi duet bek tengah Arsenal, William Saliba dan Gabriel Magalhães. Kesulitan ini tampaknya menjadi salah satu faktor yang membuat Koeman mempertanyakan kelayakan Zirkzee dalam skuad timnas.
Koeman secara terbuka mengkritik aspek permainan Zirkzee, terutama dalam hal scanning atau pemindaian situasi sebelum menerima dan mengoper bola. "Dia tidak masuk dalam daftar seleksi awal karena menurut saya dia belum cukup baik saat ini. Terutama dalam hal scanning saat berputar atau mengoper, itu sering salah," ujar Koeman kepada Studio Voetbal.
Sebagai gantinya, Koeman lebih memilih sejumlah nama lain untuk mengisi lini serang Belanda, termasuk Brian Brobbey, Noa Lang, Donyell Malen, Memphis Depay, Xavi Simons, dan Cody Gakpo. Keputusan ini menegaskan bahwa Koeman ingin memberikan kesempatan kepada pemain yang menurutnya benar-benar layak tampil.
Lebih lanjut, Koeman menambahkan bahwa kebugaran dan performa pemain menjadi faktor utama dalam pemilihan skuad. "Pada prinsipnya, performa dan kebugaran selalu menjadi faktor utama, tetapi itu tidak selalu bisa dijadikan acuan. Kami memiliki banyak bek tengah dan gelandang, tetapi di lini depan, kami memang agak terbatas. Namun, meskipun begitu, saya tetap berpegang pada prinsip bahwa pemain harus benar-benar pantas untuk dipanggil," tambahnya.
Keputusan ini tentu menjadi tamparan bagi Zirkzee yang sebelumnya cukup dipercaya di level internasional. Sejak debutnya bersama timnas Belanda pada Euro 2024, ia telah mengoleksi enam caps dan mencetak satu gol serta satu assist dalam kemenangan 5-2 atas Bosnia-Herzegovina pada bulan September lalu. Namun, catatan tersebut tampaknya belum cukup untuk meyakinkan Koeman.
Belanda dijadwalkan menghadapi Spanyol dalam pertandingan perempat final Nations League pada 20 Maret sebelum bertandang ke Valencia untuk leg kedua tiga hari kemudian. Jika mereka berhasil melaju, mereka akan berhadapan dengan Kroasia atau Prancis di babak semifinal bulan Juni mendatang.
Meskipun Zirkzee saat ini dicoret dari skuad, harapannya untuk kembali ke timnas Belanda belum sepenuhnya tertutup. Salah satu peluang bagi pemain 23 tahun ini adalah jika Cody Gakpo, yang saat ini mengalami cedera, tidak dapat tampil dalam pertandingan melawan Spanyol. Namun, dengan hanya enam gol dan dua assist dalam 42 pertandingan musim ini, Zirkzee tidak bisa berharap banyak. Ia harus segera memperbaiki performanya jika ingin kembali mendapatkan kepercayaan dari Koeman dan kembali mengenakan seragam Oranje di masa depan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
