Ardi Idrus tampil gemilang dan blak-blakan resep kemenangan Persebaya Surabaya atas PSM Makassar. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan mental juara mereka saat bertandang ke markas PSM Makassar. Bermain di Stadion Gelora B.J. Habibie Parepare, Jumat (7/3/2025) malam, Green Force sukses membawa pulang tiga poin penting.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persebaya Surabaya langsung mencoba menguasai permainan. Baru berjalan enam menit, mereka sudah mengancam lewat kombinasi apik Dejan Tumbas dan Mikael Tata.
Umpan backheel ciamik dari Dejan diteruskan Tata yang membawa bola ke kotak penalti. Sayang, umpannya masih bisa diblok oleh pertahanan Juku Eja yang tampil solid.
PSM tak tinggal diam dan membalas pada menit ke-22 melalui sepakan Latyr Fall. Beruntung bagi Persebaya Surabaya, tendangan itu masih melenceng tipis di sisi gawang Ernando Ari.
Juku Eja sempat mendominasi permainan saat laga memasuki menit ke-30. Namun, lini belakang Green Force yang digalang Ardi Idrus tetap tampil disiplin dan tak memberi ruang.
Persebaya Surabaya kembali mengancam pada menit ke-34 lewat aksi Francisco Rivera. Umpan terobosannya disambut Bruno Moreira, namun chip-nya masih bisa dimentahkan Syahrul Lasinari.
Babak pertama berakhir dengan skor kacamata meski kedua tim saling jual beli serangan. Persebaya Surabaya tak menyerah dan terus mencari celah di babak kedua.
Pelatih Paul Munster melakukan pergantian taktis dengan memasukkan Kasim Botan menggantikan Mikael Tata. Keputusan ini terbukti tepat karena Kasim langsung memberikan warna baru di lini serang.
Tiga menit babak kedua berjalan, Kasim nyaris membuka keunggulan. Sayang, tendangannya di dalam kotak penalti masih bisa diblok bek PSM.
Tekanan Persebaya Surabaya semakin menjadi pada menit ke-54 lewat tendangan keras Bruno Moreira dari sisi kiri. Bola berhasil ditepis Reza Arya, namun rebound yang disambar Kasim kembali dimentahkan kiper PSM tersebut.
Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-63 melalui aksi Francisco Rivera. Menerima umpan terobosan Bruno, Rivera lepas dari jebakan offside dan dengan tenang mengarahkan bola ke tiang dekat.
Keunggulan satu gol tak membuat Persebaya Surabaya mengendurkan serangan. Mereka terus menekan dan mencoba menambah keunggulan.
Mohammed Rashid hampir menggandakan skor pada menit ke-74. Namun, tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih mengarah tepat ke pelukan Reza Arya.
PSM mencoba bangkit dengan melancarkan serangan bertubi-tubi di 10 menit terakhir. Meski begitu, pertahanan Green Force tetap kokoh dan sulit ditembus.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
