Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Maret 2025 | 23.10 WIB

Gagal Bersinar di Manchester City, Sergio Gomez Kini Bersinar di Real Sociedad

Sergio Gomez tampil gemilang di Real Sociedad. (@sergiogm_10) - Image

Sergio Gomez tampil gemilang di Real Sociedad. (@sergiogm_10)

JawaPos.com- Manchester United terbiasa melihat mantan pemain mereka berkembang di klub lain. Namun, jarang terjadi hal yang sama dengan mantan pemain Manchester City.

Jendela transfer musim panas 2022 akan dikenang sebagai salah satu yang terbaik bagi City. Mereka sukses merekrut Erling Haaland dan Julian Alvarez, dua pemain yang kini menjadi andalan lini serang. Di tengah euforia tersebut, City juga mendatangkan Sergio Gomez dari Anderlecht sebagai opsi di posisi bek kiri, meski sebagian besar kariernya dihabiskan sebagai pemain sayap.

Namun, Gomez tidak mampu menembus skuad utama City, tetapi perjuangannya untuk klub masa kecilnya patut diacungi jempol. Kini, ia mulai menemukan sinarnya di Real Sociedad, klub yang juga dihuni oleh legenda City, David Silva, sebelum pensiun.

Gomez memiliki ikatan emosional yang kuat dengan City sejak kecil. Ia mulai mendukung klub ini setelah kakaknya pulang dari perjalanan sekolah ke Inggris dengan membawa jersey City bernomor punggung 21 milik David Silva. Ia pun mengikuti jejak idolanya dengan bergabung ke City dan kemudian mengambil jalur yang sama ke Sociedad.

Di awal kariernya di City, Gomez sempat mencuri perhatian dengan mencatatkan assist dalam kemenangan 6-3 atas Manchester United pada musim 2022/2023. Ia bahkan mengunggah di media sosial dengan penuh kebanggaan

"Derby pertama yang tak terlupakan. Manchester berwarna biru!," tulisnya.

Namun, realitas di City tidak seindah impian. Di musim pertamanya, ia hanya tampil dalam sepuluh pertandingan dan lebih sering menjadi pemain cadangan. Momen terburuknya terjadi dalam laga Piala Liga melawan Southampton pada 2023, di mana penampilannya yang buruk membuatnya ditarik keluar saat jeda babak pertama, yang ironisnya disambut sorakan dari fans City.

Meski demikian, Gomez tetap bertekad untuk membuktikan dirinya kepada Pep Guardiola.

"Saya ingin bertahan di City. Saya akan datang dengan semangat tinggi dan mencoba membuktikan bahwa saya pantas mendapatkan lebih banyak menit bermain,"  ujarnya pada musim panas setelah tampil gemilang sebagai winger di Piala Eropa U-21 bersama Spanyol.

Sayangnya, harapan itu tidak menjadi kenyataan. Di musim keduanya, ia hanya mendapatkan empat kali kesempatan sebagai starter, tanpa satu pun di Premier League. Bahkan, ia tidak masuk skuad dalam final Piala FA melawan United. Dengan kondisi tersebut, keputusan untuk hengkang menjadi pilihan terbaik bagi semua pihak.

Real Sociedad melihat potensi yang tidak dimaksimalkan oleh Guardiola. Gomez pun menyadari bahwa kariernya harus berkembang di tempat lain.

"Saya berada di salah satu klub terbaik di dunia dan tahu bahwa mendapatkan menit bermain akan sulit. Tapi saya ingin mencoba. Namun, saya juga butuh bermain secara reguler. Ketertarikan Real Sociedad datang pada waktu yang tepat. Olimpiade juga membantu saya mendapatkan kembali kepercayaan diri,"  ujarnya dalam wawancara dengan AS. 

Kini, keputusan tersebut terbukti tepat. Gomez telah tampil dalam 26 pertandingan untuk Sociedad, lebih banyak dibandingkan jumlah pertandingannya selama dua musim di City. Dengan tiga gol dan lima assist, ia kembali ke peran aslinya sebagai winger dan pemain kreatif.

Performa impresifnya membawanya ke tim nasional Spanyol, sekaligus mengantarkan Sociedad meraih hasil positif melawan tim-tim besar seperti Barcelona, Ajax, dan Atletico Madrid.

Saat meninggalkan City, Gomez mengungkapkan perasaannya dengan penuh emosional.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore