Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Maret 2025 | 21.10 WIB

Galatasaray Melaporkan Jose Mourinho ke FIFA dan UEFA, Tuduhan Rasis Mengguncang Liga Turki

Jose Mourinho dilaporkan Galatasaray ke FIFA dan EUFA terkait pernyataannya yang dianggap rasis setelah Derby Istanbul. (ESPN) - Image

Jose Mourinho dilaporkan Galatasaray ke FIFA dan EUFA terkait pernyataannya yang dianggap rasis setelah Derby Istanbul. (ESPN)

JawaPos.com - Pemimpin klasemen Liga Turki sementara, Galatasaray menyatakan akan memulai proses pidana dengan melaporkan sang juru taktik Fenerbahce Jose Mourinho ke FIFA dan UEFA atas tuduhan terkait pernyataan yang dianggap rasis.

Menyadur dari ESPN, langkah hukum tersebut dilakukan setelah kedua belah pihak bermain imbang 0-0 dalam pertandingan lanjutan liga pekan ke-24 tanpa pemenang di Stadion RAMS Park pada Selasa (25/2) dini hari WIB.

Jose Mourinho menyambut baik penunjukan wasit non-Turki, dengan seorang hakim di lapangan berasal dari Slovenia sebagai pemimpin derby Istanbul. Usai laga berakhir, mantan pelatih Manchester United itu memuji kinerja wasit dan menyoroti bahwa Slavko Vincic bukan wasit yang berasal dari Turki.

“Kinerja wasit (pada pertandingan ini) adalah performa terbaik (selama saya berada di sini),” kata pelatih asal Portugal itu pada konferensi pers pasca pertandingan.

“Semua orang, tidak hanya dari dalam negeri (Turki) tapi juga dari luar negeri, menonton pertandingan sepak bola besar (derby Istanbul). Saya pikir orang yang bertanggung jawab atas hal itu adalah wasit.

"Saya pergi ke ruang ganti wasit setelah pertandingan. Tentu saja, wasit keempat ada di sana, seorang wasit asal Turki dan saya mengatakan kepadanya (wasit), terima kasih (sudah datang) ke sini,” tambahnya.

"Saya menyerahkan diri kepada ofisial (wasit) keempat dan saya memberi tahu (dia) bahwa pertandingan ini, jika Anda adalah wasitnya akan menjadi bencana. Ketika saya mengatakannya, saya mengatakan apa adanya."

Ketika ia ditanya tentang insiden di awal pertandingan yang melibatkan pemain bertahannya yang masih berusia 19 tahun Yusuf Akcicek, pelatih berjuluk The Special One ini kembali mengucapkan rasa terima kasihnya kepada wasit yang memimpin pertandingan.

"Sekali lagi, saya harus berterima kasih kepada wasit karena wasit Turki setelah melakukan penyelaman besar dan menit pertama dan bangku cadangan mereka melompat seperti monyet di atas anak-anak.

“ (Jika) Seorang wasit Turki (yang memimpin laga ini) akan (memberi Akcicek) kartu kuning setelah satu menit, dan setelah lima menit saya harus menggantinya,” jelasnya.

Usai pelatih yang kini berusia 62 tahun itu mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait pendapatnya tentang kepemimpinan wasit Turki, kubu lawan mereka Galatasaray menanggapinya dengan kecaman keras yang menuduh Mourinho memberi pernyataan rasis.

 "Sejak memulai tugas kepelatihannya di Turki, manajer Fenerbahce Jose Mourinho terus-menerus mengeluarkan pernyataan yang menghina yang ditujukan kepada rakyat Turki.

“Saat ini, pernyataannyaa telah meleber lebih dari sekedar komentar tidak bermoral menjadi retorika yang sangat tidak manusiawi (rasis).

“Dengan ini kami secara resmi menyatakan niat kami untuk memulai proses pidana sehubungan dengan pernyataan rasis yang dibuat oleh Jose Mourinho, dan karenanya akan mengajukan keluhan resmi kepada UEFA dan FIFA.

"Selanjutnya, kami akan dengan cermat mengamati sikap dari Fenerbahce (sebagai klub yang dipimpin Mourinho), sebuah institusi yang mengaku menjunjung tinggi nilai-nilai moral yang patut dicontoh' dalam menanggapi perilaku tercela manajer mereka,” pungkas pernyataan resmi dari Galatasaray.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore