Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Februari 2025 | 14.39 WIB

Kiper Real Madrid Thibaut Courtois Bandingkan Karakter Pelatih Carlo Ancelotti dengan Antonio Conte dan Zinedine Zidane, Ini Alasannya

Thibaut Courtois membandingkan Carlo Ancelotti dengan pelatih terdahulunya seperti Antonio Conte saat di Chelsea dan Zinedine Zidane. (Instagram @thibautcourtois) - Image

Thibaut Courtois membandingkan Carlo Ancelotti dengan pelatih terdahulunya seperti Antonio Conte saat di Chelsea dan Zinedine Zidane. (Instagram @thibautcourtois)

JawaPos.com - Real Madrid mengalami kesulitan dalam beberapa pertandingan di musim ini, seperti kekalahan melawan Lille, AC Milan, dan Liverpool. Selain itu, Los Blancos juga kalah dengan skor besar saat menghadapi Barcelona di Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol. 

Beberapa kekalahan di laga-laga krusial rupanya membuat Carlo Ancelotti kehilangan kesabarannya. Hal tersebut disadari oleh anak asuhannya Thibaut Courtois yang merupakan penjaga gawang Real Madrid. 

Thibaut Courtois membandingkan Carlo Ancelotti dengan pelatih terdahulunya seperti Antonio Conte saat di Chelsea dan Zinedine Zidane. "Saya punya pelatih seperti [Antonio] Conte yang akan berteriak seperti orang gila. Itu soal kepribadian. Saya pikir [Zinedine] Zidane lebih tenang, Carlo juga lebih tenang kecuali sesuatu benar-benar terjadi, seperti beberapa kali tahun ini," ucapnya kepada Podcast Rio Ferdinand Presents, Rabu (19/2). 

Namun, Courtois tidak masalah jika pelatihnya menunjukkan sikap marah saat ada sesuatu di tim yang tidak berjalan sesuai rencana. "Tetapi saya suka itu, karena saya suka keseimbangan antara bersikap tenang dan pada saat yang tepat, Anda marah, karena perkataan Anda akan berdampak," tutur kiper berusia 32 tahun. 

Tidak hanya berbicara tentang pelatihnya, Courtois juga menolak aksi rasis yang ditujukan kepada rekan setimnya Vinicius Junior. Salah satunya saat Real Madrid bertandang ke Mestalla markas Valencia pada tahun 2023 yang mengakibatkan pertandingan harus dihentikan karena aksi rasis yang dilakukan. 

Selain itu, Thibaut Courtois juga masih menyimpan keinginannya untuk kembali bermain bersama Timnas Belgia setelah terakhir kali membela negaranya tahun 2023 karena berselisih dengan pelatihnya saat itu Domenico Tedesco yang dipecat bulan lalu. "Saya sudah berdamai dengan itu. Jelas, saya rindu bermain untuk negara saya. Tapi, ya, kita lihat saja apa yang terjadi," ujarnya. 

Beraksi di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Belgia menjadi impian Courtois jika kembali bermain di level internasional. "Saya bermimpi untuk tetap bermain di Piala Dunia, dan mungkin mengakhirinya dengan prestasi tinggi bersama tim nasional. Namun, kita lihat saja nanti," pungkasnya. 

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore