Para pemain Manchester City siap menghadapi PSG di Liga Champions.
JawaPos.com - Manchester City kembali mencatatkan kemenangan hukum penting dalam pertempuran mereka melawan Premier League atau Liga Inggris. Kali ini, aturan mengenai Associated Party Transactions (APT) yang sebelumnya diterapkan Premier League telah dinyatakan batal dan tidak dapat diberlakukan. Keputusan ini menjadi babak baru dalam perseteruan antara klub dengan regulator liga, yang sebelumnya telah mengalami berbagai revisi aturan sejak diberlakukan pertama kali pada tahun 2021.
Keputusan ini muncul setelah Manchester City menggugat aturan APT yang dinilai melanggar hukum persaingan usaha. Awalnya, Premier League menerapkan aturan tersebut setelah akuisisi Newcastle United oleh dana investasi asal Arab Saudi, dengan tujuan memastikan transaksi klub dengan perusahaan terkait pemiliknya dilakukan sesuai dengan nilai pasar yang wajar. Namun, Manchester City berpendapat bahwa aturan ini membatasi kebebasan klub dalam memperoleh pendanaan dari pemilik mereka sendiri.
Pada akhir 2024, pengadilan independen memutuskan bahwa aturan APT Premier League tidak sesuai dengan hukum persaingan usaha. Akibatnya, Premier League merevisi regulasi tersebut agar lebih sejalan dengan hukum yang berlaku. Namun, Manchester City tidak berhenti di situ. Mereka kembali menantang aturan APT yang telah direvisi, dengan alasan bahwa perubahan tersebut tetap tidak adil dan merugikan klub tertentu.
Dalam proses pemungutan suara terkait perubahan aturan APT, hanya empat klub yang menolak aturan baru ini, yaitu Manchester City, Nottingham Forest, Aston Villa, dan Newcastle United. Meskipun mayoritas klub mendukung aturan baru, City tetap melanjutkan gugatan hukum mereka terhadap Premier League.
Baru-baru ini, pengadilan arbitrase menyatakan bahwa aturan APT lama, yang berlaku sejak Desember 2021 hingga November 2024, secara keseluruhan tidak sah dan tidak dapat diterapkan. Tribunal menemukan bahwa beberapa aspek dari aturan lama yang sebelumnya dinyatakan ilegal tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan regulasi. Oleh karena itu, seluruh aturan APT sebelumnya dinyatakan batal.
Meskipun aturan APT lama telah dibatalkan, Premier League menegaskan bahwa regulasi baru yang diberlakukan sejak November 2024 tetap sah dan harus dipatuhi oleh semua klub. Tribunal belum memberikan keputusan terkait keabsahan aturan baru tersebut, sehingga hasil dari gugatan kedua yang diajukan Manchester City akan menjadi faktor penentu apakah regulasi ini bisa bertahan atau tidak.
Keputusan ini membawa dampak finansial yang signifikan bagi Premier League. Klub-klub yang merasa dirugikan akibat aturan APT lama kini dapat mengajukan kompensasi, yang berpotensi membuat liga kehilangan jutaan hingga puluhan juta poundsterling.
Selain itu, Manchester City masih harus menghadapi kasus lain terkait 115 tuduhan pelanggaran keuangan, yang menurut Pep Guardiola akan segera mendapatkan keputusan dalam waktu dekat. Dengan berbagai tantangan hukum yang terus berlangsung, hubungan antara Manchester City dan Premier League tampaknya akan tetap tegang dalam waktu yang cukup lama.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
