Penggemar Liverpool
JawaPos.com - Bertanding di depan pendukung sendiri tentu menjadi tambahan motivasi yang nyata bagi tim yang bertindak menjadi tuan rumah. Menjamu tim lawan dengan baik tentu menjadi kewajiban bagi seluruh tim yang menjadi tuan rumah, tetapi untuk hasil akhir? Nanti dulu.
Tuan rumah jadi keuntungan dan prestise untuk tidak kalah dari tim tamu apalagi laga yang dimainkan merupakan laga penting. Seperti perebutan gelar juara liga domestik atau ketika kompetisi dengan format dua leg.
Mengutip dari buku Soccer's Great Legends and Lore karya Paul Simpson dan Uli Hesse, keuntungan menjadi tuan rumah bisa saja terjadi dengan berbagai faktor. Seperti perjalanan jauh tim tamu menuju markas tim tuan rumah, permukaan lapangan yang tidak biasa bagi tim tamu, hingga tentu saja dukungan penuh suporter. Kendati suporter tim tamu juga hadir, namun jelas secara kuantitas suporter tim tuan rumah bakal lebih mendominasi.
Selain itu, ada beberapa "tradisi" tuan rumah yang rasanya tidak biasa bagi tim tamu yang bertandang. Walaupun tidak memiliki pengaruh dalam permainan sepak bola, tetapi siapa yang menyangka "tradisi" yang dijalankan sudah berlangsung lama dan menjadi ciri khas bagi beberapa klub. Seperti yang terjadi di Anfield Road yang menjadi markas kebesaran dari Liverpool.
Di lorong pemain sebelum masuk lapangan, kedua tim akan melewati logo This Is Anfield yang terpampang di atas kepala mereka. Para pemain Liverpool akan menepuk logo tersebut dan seolah menjadi tenaga tambahan bagi para serdadu The Reds untuk memiliki hasrat kemenangan. Apakah hal tersebut benar-benar terjadi? Kemungkinan itu terjadi ketika Liverpool di era Jurgen Klopp pada musim 2022-23 sempat menjadi tim yang tak pernah terkalahkan ketika bermain di Anfield.
Dilansir dari Analyisport, sempat dilakukan penelitian mengenai keuntungan bermain di laga kandang bagi tim tuan rumah. Seperti yang terjadi di Premier League di musim 2020-21. Manchester City yang menjadi juara di akhir musim memiliki poin kemenangan lebih banyak ketika bermain di Etihad Stadium. Walaupun mereka juga berhasil meraih poin penuh di laga tandang, bisa jadi magis Etihad Stadium turut menyihir para pemain untuk tampil trengginas terhadap tamu-tamunya.
Namun dari penelitian tersebut juga terungkap bahwa keuntungan bermain di markas sendiri tidak berlaku bagi tim-tim seperti Everton, Leicester City, dan Manchester United. Nama terakhir menjadi kejutan lantaran di musim tersebut mereka memiliki rataan poin kemenangan lebih sedikit di laga kandang ketimbang di laga tandang.
Penelitian serupa pernah dilakukan oleh Adam Smith yang menulis untuk Skysport. Sejak musim 1888, pertandingan laga kandang Premier League memiliki jumlah kemenangan lebih banyak dibanding laga tandang. Namun, persentase kemenangan laga kandang sempat menurun pada musim 2015-16. Musim yang sama dimana kejutan dan sejarah terjadi ketika Leicester City secara mengejutkan keluar sebagai juara Premier League mengalahkan nama-nama besar seperti Liverpool, Manchester City, hingga juara bertahan Chelsea.
Hal ini membuat laga kandang sepenuhnya tidak terlalu berpengaruh kepada performa tuan rumah. Kehadiran suporter sebagai pendukung kadang kala bisa jadi pisau bermata dua. Bila menang, maka para pemain tuan rumah turut gembira merayakan bersama suporter.
Namun bila kalah, siap-siap saja kolom komentar media sosial penuh dengan hujatan dari para penggemar.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
