Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Februari 2025 | 17.07 WIB

Alexis Sanchez : Dari Semua Kesempurnaan Lionel Messi, Dia Pun Juga Manusia Biasa

Lionel Messi dan Alexis Sanchez saat masih bermain bersama di Barcelona. (AFP) - Image

Lionel Messi dan Alexis Sanchez saat masih bermain bersama di Barcelona. (AFP)

JawaPos.com - Sebanyak apapun puja-puji kesempurnaan untuk Lionel Messi, pada akhirnya dia pun juga masih punya hati. Sosok La Pulga yang memiliki banyak idola di seluruh dunia juga diiringi dengan gelontoran prestasi dan penghargaan.

Tetapi mungkin banyak yang belum tahu bahwa sosok Lionel Messi juga pernah mengalami kejatuhan. Momen-momen yang jarang terekam eksposure kamera itu diceritakan kembali oleh mantan rekan setimnya sewaktu keduanya masih berseragam bersama di Barcelona.

Dilansir dari Sportskeeda, Alexis Sanchez yang saat ini berseragam Udinese membagikan momen-momen sedih yang sempat dialami oleh Lionel Messi. Keduanya sama-sama pernah bahu membahu di Barcelona medio tahun 2011-2014.

Di bawah asuhan Josep Guardiola, keduanya mengubah Barca jadi tim paling dominan di Eropa dan Spanyol. Satu momen kesedihan Messi terjadi ketika secara mengejutkan kalah di semifinal Liga Champions melawan Chelsea.

"Bagi saya, sepak bola adalah hal yang berharga bagi semua orang. Untuk pemain seperti kami, sepak bola bisa mengangkat derajat hidup kami dan juga bisa menjadi beban terberat bagi kami. Orang-orang mungkin hanya melihat apa yang kami sudah capai tetapi banyak juga yang tidak melihat apa yang kami perjuangkan di belakang layar" kenang Alexis Sanchez yang sempat memperkuat Inter Milan itu.

"Bagi kami saat itu, kemenangan yang sirna di depan mata jadi momen paling menyedihkan sepanjang karir. Saya melihat dirinya (Lionel Messi) menangis selepas pertandingan melawan Chelsea. Kami semua pun turut bersedih karena kita tidak mengetahui sejauh mana diri kita menuntut untuk melakukan yang terbaik." pungkas punggawa andalan timnas Chile itu.

Keduanya sukses mempersembahkan 6 trofi bergengsi untuk publik Camp Nou selama keduanya bermain bersama. Sayangnya, pada tahun 2014 Alexis harus hengkang dari Barca.

Arsenal jadi destinasi berikutnya dan sempat tampil jadi penyerang andalan The Gunners dengan catatan 166 pertandingan dan koleksi 80 gol dan 44 asis. Karirnya kian meredup usai hengkang ke Manchester United dan kini Alexis Sanchez kembali memperkuat klub yang sempat membesarkan namanya, Udinese.

Lionel Messi dan Alexis Sanchez juga sempat menjadi lawan ketika final Copa America berlangsung di tahun 2014-2016. Dua edisi Copa America mempertemukan kedua negara pemain di babak final dan dua-duanya berhasil dimenangkan oleh Alexis Sanchez yang menjadi juara bersama Chile.

Momen itu juga jadi momen mengharukan bagi Lionel Messi yang sempat berpikir untuk menyatakan pensiun dari timnas Argentina akibat kekalahan menyakitkan di dua final Copa America.

Kini Lionel Messi berhasil mencapai seluruh kemungkinan trofi bersama klub dan negara sepanjang kompetisi yang diikuti. Bermain bersama Inter Miami di MLS, Lionel Messi mungkin mulai berpikir untuk mengakhiri karir hebatnya di dunia sepak bola. Karir yang secara gemilang menyematkan namanya sebagai pemain dengan raihan Ballon D'Or

terbanyak dan belum ada kemungkinan pemain manapun sanggup untuk menyamai perolehan Lionel Messi.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore