
TANGAN DINGIN: Roberto Mancini pernah jadi kawan setim Simone Inzaghi dan Sergio Conceicao di SS Lazio musim 1999-2000. (IMDB)
JawaPos.com – Final Piala Super Italia berlangsung Selasa (7/1) dini hari di King Saud University Stadium, Riyadh. Laga tersebut yang mempertemukan dua tim sekota, Inter Milan versus AC Milan.
Nuansa ‘reuni’ pada pertemuan dua tim yang juga dikenal dengan Derby della Madonnina itu sangat kental saat ini. Terutama bagi pelatih kedua tim.
Ya, Simone Inzaghi yang kini menukangi Inter merupakan rekan setim Sergio Conceicao, pelatih Milan. Keduanya menjadi bagian dari SS Lazio ketika jadi scudetto 1999-2000 dan kampiun Coppa Italia 1999-2000.
Ternyata selain Inzaghi dan Conceicao, terdapat pula nama-nama pemain dalam tim itu yang juga jadi pelatih. Siapa saja mereka?
1. Roberto Mancini
Mancini merupakan rekan seangkatan Inzaghi dan Conceicao yang tersukses untuk urusan koleksi trofi. Sebanyak 14 trofi sudah dikumpulkan Mancini dari kompetisi yang beragam. Di tingkat klub, pria berusia 60 tahun itu hanya gagal memenangi Liga Champions sebagai pelatih.
Bersama Manchester City, Mancini memenangi Premier League 2011-2012. Kemenangan City musim itu dianggap yang terbaik oleh banyak pihak.
Di penghujung musim 2011-2012, City memenangi titel Liga Inggris lewat agregat gol yang lebih baik dari tetangganya, Manchester Uniter (+64 berbanding +56). Padahal poin kedua tim sama, 89.
“Memenangi titel liga buat seorang pelatih Italia adalah segalanya. Apalagi sukses meraih trofi itu dilakukan di kompetisi non Italia,” tutur Mancini dikutip Daily Mail.
Selain itu, capaian Istimewa Mancini lain adalah membawa Italia kampiun Euro 2020. Kompetisi antarnegara di Eropa itu mundur 1 tahun dari jadwal semula karena di 2020 sedang terjadi pandemi Covid-19.
Juara Euro 2020 juga mengakhiri penantian Italia jadi yang terbaik di Eropa setelah menunggu 53 tahun. Gelar Euro terakhir yang dimenangi Italia terjadi pada 1968.
2. Diego Simeone
Simeone menjadi pengumpul trofi terbanyak kedua setelah Mancini. Sejak menangani Atletico Madrid 23 Desember 2011, maka Simeone menyumbangkan 8 piala.
Sama seperti Mancini, maka Simeone juga masih belum berhasil jadi juara Liga Champions. Dua kali masuk final, Simeone selalu dipecundangi klub tetangganya, Real Madrid.
Di final 2013-2014, Simeone dan Atletico kalah 1-4 di tangan Real yang ditangi Carlo Ancelotti. Pemenang laga harus ditentukan lewat babak tambahan 2x15 menit setelah kedua tim imbang 1-1 di waktu normal.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
