Pep Guardiola mengakui kekalahan timnya dalam Derbi Manchester.(Instagram/@pepteam)
JawaPos.com - Manchester United berhasil memenangkan laga melawan Manchester City dengan skor 2-1 pada pekan ke-16 Liga Premier Inggris 2024/2025. Laga tersebut dimainkan di Stadion Etihad, Minggu (15/12).
Di babak pertama, Josko Gvardiol membuka keunggulan tim tuan rumah di menit ke-36. Namun, petaka datang saat menit-menit terakhir menjelang babak kedua berakhir. Penalti Bruno Fernandes dan aksi Amad Diallo membuat Manchester United memastikan kemenangan di Derbi Manchester.
Usai pertandingan, Pep Guardiola mengatakan bahwa Manchester United bermain sangat gigih sepanjang pertandingan. Dirinya juga enggan untuk menyalahkan pemain tertentu dalam kekalahan kedelapan dari 11 laga Manchester City tersebut.
Pelatih asal Spanyol berusia 53 tahun itu mengakui bahwa permainan timnya memang tidak terlalu luar biasa, yang akhirnya berujung dengan kekalahan. "Kami kebobolan gol, itu salah kami. Kami tidak bermain dengan tenang," ujar Pep Guardiola.
Bahkan, ia juga menganggap penampilannya sebagai pelatih The Citizen tidak cukup baik setelah kekalahan melawan rival sekotanya itu. "Saya bos, manajer, dan saya harus mencari solusi. Sejauh ini saya belum melakukannya. Itulah kenyataannya. Kami ingin bermain lebih baik dan menciptakan peluang. Namun saat ini, hal itu tidak mungkin." ujar Pep Guardiola.
Awal kebangkitan Setan Merah bermula dari penalti Bruno Fernandes yang terjadi akibat tekel yang dilakukan Matheus Nunes kepada Amad Diallo pada menit ke-88. "Mereka harus tahu bahwa situasi seperti ini bisa terjadi. Di kotak penalti, Anda harus berhati-hati. Ini bukan tentang Matheus, dia bermain sangat bagus di posisi yang bukan bek sayap. Namun, kami harus bermain lebih baik," kata Pep Guardiola.
Dalam Derbi Manchester kali ini, sebenarnya Pep Guardiola menginginkan hasil positif agar bisa melakukan yang terbaik di pertandingan selanjutnya. Karena mendapatkan kekalahan, pelatih pemilik enam gelar Liga Inggris tersebut akan terus belajar untuk meraih kemenangan di laga berikutnya.
Sementara itu, Bernardo Silva mengatakan bahwa kesalahan di menit-menit akhir pertandingan memang pantas menjadi penyebab kekalahan bagi Manchester City. "Hari ini, di menit terakhir, kami bermain seperti pemain di bawah usia 15 tahun." ucapnya.
Kalah dalam dua pertandingan beruntun memang bukan hasil yang disukai oleh Bernardo Silva dan rekan setimnya. Pemain asal Portugal itu juga menginginkan timnya tampil lebih baik secara individu dan kolektif yang merupakan standar permainan Manchester City.
Saat ini, Manchester City berada di posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris dan terpaut sembilan angka dari pemuncak klasemen Liverpool. Di laga selanjutnya, mereka akan melawan Aston Villa, Sabtu (19/12).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
