Junya Ito jadi salah satu pemain senior paling berbahaya milik Jepang yang harus diwaspadai Rizky Ridho di Timnas Indonesia. (Instagram @1409junya)
JawaPos.com — Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA) telah resmi mengumumkan 27 pemain yang akan membela Timnas Jepang dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Indonesia dan Tiongkok. Daftar skuad ini penuh dengan bintang yang bermain di liga top Eropa, bahkan hanya empat pemain yang berasal dari J-League.
Absennya striker utama Jepang, Ayase Ueda, membuat pelatih Hajime Moriyasu harus mencari alternatif di lini serang. Meski demikian, kekuatan ofensif Samurai Biru tetap terjaga dengan hadirnya nama-nama besar seperti Kaoru Mitoma, Takefusa Kubo, dan Koki Ogawa.
Moriyasu juga membawa striker NEC Nijmegen, Koki Ogawa, yang sedang dalam performa terbaik dengan mencetak empat gol dalam dua pertandingan terakhir. Ketajaman Ogawa akan didukung oleh para pemain sayap eksplosif seperti Mitoma dari Brighton dan Kubo dari Real Sociedad.
Namun, ancaman terbesar bagi lini pertahanan Timnas Indonesia datang dari Junya Ito. Pemain yang berposisi sebagai sayap kanan ini merupakan raja assist di Timnas Jepang dengan catatan 10 assist dan empat gol dari 10 penampilannya.
Statistik luar biasa Junya Ito menjadikannya sebagai pemain paling produktif dalam hal menciptakan peluang bagi Jepang. Performa ini tentunya menjadi tantangan besar bagi bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, yang harus menjaga area pertahanan dari gempuran serangan Jepang.
Rizky Ridho akan menjadi andalan utama di lini belakang untuk menghadapi kecepatan dan akurasi umpan Ito. Kedua pemain ini diprediksi akan terlibat duel sengit saat Jepang bertandang ke Stadion Gelora Bung Karno pada 15 November mendatang.
Junya Ito tidak hanya dikenal dengan assist-nya, tetapi juga memiliki kemampuan mencetak gol yang tajam. Dengan empat gol yang sudah dikoleksinya, Ito adalah ancaman ganda di sektor sayap yang siap menusuk kapan saja.
Sejauh ini, pemain yang berkarier di Reims, Prancis ini telah masuk daftar susunan pemain sebanyak 11 kali dan tampil sebanyak 10 kali. Dari 584 menit yang ia habiskan di lapangan, Ito menjadi salah satu pemain paling produktif di skuad Samurai Biru.
Jepang dipastikan akan mengandalkan kreativitas Ito di laga melawan Timnas Indonesia. Absennya Ueda bisa membuat peran Ito sebagai playmaker semakin krusial bagi Jepang untuk mencetak gol.
Kehadiran Junya Ito, yang dikenal dengan kecepatan dan ketepatan umpannya, jelas bisa mengancam pertahanan Timnas Indonesia. Ridho harus memiliki fokus tinggi dan kemampuan antisipasi yang kuat agar bisa menahan gempuran dari Ito.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, Ito menjadi pemain dengan kontribusi assist tertinggi di skuad Jepang dengan torehan 10 assist. Dengan statistik tersebut, Ito tidak hanya menjadi pemain andalan Moriyasu di lini serang, tetapi juga pencipta peluang yang luar biasa efektif.
Rizky Ridho dipastikan harus bekerja keras untuk menutup pergerakan cepat Ito di sektor sayap. Tanpa penjagaan ketat, Ito bisa dengan mudah menerobos area pertahanan Timnas Indonesia dan memberikan assist matang bagi lini depan Jepang.
Bagi Ridho, laga ini bisa menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuannya dalam bertahan menghadapi pemain kelas dunia. Performa solid Ridho di lini belakang akan sangat penting demi meredam serangan Jepang yang berbahaya.
Pelatih Shin Tae-yong pun tentu menyadari peran vital Ito bagi skuad Jepang. Karena itu, kemungkinan besar Ridho akan mendapat instruksi khusus untuk mengawal ketat pergerakan Ito sepanjang pertandingan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
