Noh Alam Shah (kanan) saat melatih Tokyo Verdy. (Instagram Tokyo Verdy)
JawaPos.com — Noh Alam Shah, legenda sepak bola Singapura yang pernah menjadi idola Arema FC, kini menjalani babak baru dalam kariernya sebagai pelatih. Pria yang pernah dikenal sebagai sosok penyerang tangguh ini, kini bergabung dengan klub J-League Tokyo Verdy, mantan klub Pratama Arhan, untuk menjadi bagian dari tim kepelatihan.
Karier kepelatihan Noh Alam Shah di Tokyo Verdy adalah bagian dari program Coaches Overseas Attachment yang diluncurkan pemerintah Singapura melalui proyek Unleash The Roar! Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman internasional kepada para pelatih muda Singapura agar mereka dapat meningkatkan kemampuan mereka di klub-klub luar negeri yang memiliki reputasi tinggi.
Bersama rekan sesama mantan pemain nasional Singapura, Isa Halim, Noh Alam Shah mendapatkan kesempatan emas ini untuk mengembangkan kapasitasnya dalam dunia kepelatihan. Kedua mantan pemain ini akan berada di Tokyo Verdy hingga akhir tahun dan akan terlibat langsung dalam perencanaan serta pelaksanaan sesi latihan tim utama klub tersebut.
Eric Chua, Senior Parliamentary Secretary (SPS) untuk Kementerian Kebudayaan, Komunitas, dan Pemuda serta Kementerian Pembangunan Sosial dan Keluarga Singapura, menegaskan pentingnya program ini untuk masa depan sepak bola Singapura. Ia menyatakan para pelatih memainkan peran krusial dalam mengembangkan bakat-bakat muda, serta membimbing pemain-pemain senior dalam membangun standar sepak bola yang tinggi.
“Di bawah gerakan sepak bola nasional kami, Unleash the Roar!, kami telah menerapkan beberapa inisiatif untuk mengembangkan bakat-bakat sepak bola lokal dan meningkatkan partisipasi pemuda dalam sepak bola. Pelatih memainkan peran penting dalam mengembangkan bakat-bakat muda dan membimbing pemain sepak bola berpengalaman,” ujar Eric Chua.
“Oleh karena itu, sama pentingnya bagi kami untuk menempa jalur bagi pelatih kami untuk mendapatkan pengalaman dan wawasan, untuk meningkatkan standar pelatihan sepak bola dan membentuk masa depan sepak bola Singapura. Kami menyampaikan penghargaan kami kepada Tokyo Verdy atas keramahtamahan dan dukungan mereka dalam membina pelatih kami dan dalam menjadikan kemitraan ini sukses.”
Tokyo Verdy menyambut antusias kolaborasi dengan Unleash The Roar! sebagai bagian dari komitmen klub untuk menjadi salah satu multi-sport club terkemuka di Asia. Presiden Tokyo Verdy, Takaaki Nakamura, menyebutkan klubnya merasa terhormat dapat mendukung proyek nasional ini dan mengapresiasi kehadiran Noh Alam Shah serta Isa Halim di staf kepelatihan.
"Karena Tokyo Verdy ingin menjadi salah satu klub multi-olahraga terkemuka di Asia, pengalaman bekerja dengan pelatih yang berbicara dalam berbagai bahasa dan memiliki budaya yang berbeda akan sangat berharga bagi para pelatih kami,” ujar Takaaki Nakamura.
“Dan yang terpenting, kami berharap bahwa metode pelatihan kami, yang menekankan pada pengembangan pemain, akan menjadi pengalaman belajar bagi Pelatih Pendukung, dan bahwa kami akan dapat berkontribusi pada pengembangan lebih lanjut dunia sepak bola Singapura."
Sebagai salah satu klub besar dengan fokus pada pengembangan pemain, Tokyo Verdy melihat kehadiran pelatih dari negara dengan budaya dan bahasa yang berbeda akan menjadi pengalaman berharga. Mereka berharap agar metode kepelatihan mereka, yang berfokus pada pengembangan pemain, bisa menjadi pembelajaran penting bagi para pelatih pendukung dari Singapura.
Noh Alam Shah sendiri mengaku pengalamannya di Tokyo Verdy telah membuka mata tentang intensitas tinggi yang diperlukan dalam sesi latihan. Menurutnya, tidak hanya para pemain yang harus memiliki intensitas dalam latihan, tetapi juga seluruh tim kepelatihan harus menunjukkan semangat yang sama agar sesi latihan berlangsung maksimal.
“Pelatih Hiroshi juga meminta pelatihnya untuk meningkatkan intensitas sesi latihan sehingga setiap orang mendapatkan hasil terbaik dari sesi latihan 90 menit di lapangan,” ujar legenda Arema tersebut.
Isa Halim, yang juga legenda sepak bola Singapura dengan 63 caps di Timnas, turut berbagi rasa syukurnya atas kesempatan belajar di klub profesional Jepang ini. Meski tujuan utama mereka adalah belajar, Isa berharap bisa memberikan kontribusi balik kepada klub dengan berbagi pengalaman dari karier panjang mereka di sepak bola profesional.
“Alam Shah dan saya bersyukur atas kesempatan ini untuk belajar dan membenamkan diri di klub profesional Jepang papan atas,” ujar Isa Halim.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
