Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Oktober 2024 | 00.26 WIB

Cerita Unik Wan Kuzain, Calon Pemain Naturalisasi Malas Perkuat Timnas Malaysia di Piala AFF 2024

 

Wan Kuzain menjadi calon pemain yang hendak dinaturalisasi Federasi Sepak Bola Malaysia. (X @LeKuz7)

 
JawaPos.com — Nama Wan Kuzain kembali menjadi sorotan di kalangan sepak bola Asia Tenggara menjelang Piala AFF 2024. Gelandang bertahan berusia 26 tahun ini merupakan calon pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang lahir di Amerika Serikat, namun berdarah Malaysia dari kedua orang tuanya.

Viralnya perbincangan mengenai Wan Kuzain dimulai dari sebuah cuitan lama di akun X miliknya, @LeKuz7, yang diunggah pada 16 Juni 2022. Cuitan tersebut menyoroti ajang Piala AFF, yang menurutnya kurang dikenal oleh orang-orang di luar Asia Tenggara.

“LOL, kamu benar. Bayangkan saja, terbang 20 jam ke Malaysia dari Amerika Serikat di luar musim untuk bertanding pada ajang yang tidak diketahui oleh orang luar Asia Tenggara hanya untuk menjaga kebugaran semata,” tulis Kuzain dalam cuitan tersebut.

Cuitan ini menyiratkan bahwa Kuzain merasa kurang tertarik dengan Piala AFF, sebuah turnamen yang sangat bergengsi di Asia Tenggara. Baginya, ajang ini mungkin tidak memiliki nilai prestisius yang cukup besar di mata masyarakat internasional.

Di luar Asia Tenggara, Piala AFF memang jarang terdengar gaungnya, dan cuitan Kuzain kembali viral menjelang Piala AFF 2024, seolah menjadi sindiran bagi sepak bola regional.

Harus diakui bahwa Piala AFF bukan bagian dari kalender resmi FIFA, yang kerap menyulitkan negara-negara peserta untuk memanggil pemain yang berkarier di luar Asia Tenggara. Hal ini juga berlaku bagi Malaysia, yang sering kali kesulitan mendatangkan pemain-pemain terbaiknya yang bermain di liga-liga luar negeri.

Pernyataan Wan Kuzain pun memperkuat fakta ini, di mana dia merasa perjalanan jauh ke Asia Tenggara untuk ajang non-FIFA bisa dirasa kurang berharga bagi pemain yang berlaga di luar kawasan tersebut.

Wan Kuzain saat ini bermain untuk St. Louis 2, sebuah tim di kompetisi MLS Next Pro di Amerika Serikat. Kariernya di Amerika Serikat cukup cemerlang, dan dia dikenal sebagai pemain tengah yang solid.

Meskipun lahir di Amerika Serikat, darah Malaysia yang mengalir dari orang tuanya membuat Kuzain menjadi target realistis bagi federasi sepak bola Malaysia untuk dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Harimau Malaya.

Namun, sikap Kuzain terhadap Piala AFF mungkin menjadi tantangan bagi federasi.

Dengan statusnya sebagai pemain abroad, kecintaan Kuzain terhadap sepak bola Malaysia tampak diuji ketika dia memberikan pernyataan seperti itu di media sosial.

Bagi sebagian penggemar, pernyataan ini bisa dianggap kurang menghargai prestise Piala AFF yang menjadi kebanggaan di Asia Tenggara.

Piala AFF memang belum mencapai popularitas global seperti Piala Asia atau turnamen FIFA lainnya.

Namun, bagi masyarakat Asia Tenggara, turnamen ini adalah ajang yang sangat dinantikan, tempat gengsi negara-negara tetangga dipertaruhkan.

Terlepas dari apa yang dikatakan Kuzain, bagi banyak pemain lokal dan penggemar, Piala AFF adalah puncak kompetisi sepak bola di kawasan ini.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore