Wan Kuzain menjadi calon pemain yang hendak dinaturalisasi Federasi Sepak Bola Malaysia. (X @LeKuz7)
Viralnya perbincangan mengenai Wan Kuzain dimulai dari sebuah cuitan lama di akun X miliknya, @LeKuz7, yang diunggah pada 16 Juni 2022. Cuitan tersebut menyoroti ajang Piala AFF, yang menurutnya kurang dikenal oleh orang-orang di luar Asia Tenggara.
“LOL, kamu benar. Bayangkan saja, terbang 20 jam ke Malaysia dari Amerika Serikat di luar musim untuk bertanding pada ajang yang tidak diketahui oleh orang luar Asia Tenggara hanya untuk menjaga kebugaran semata,” tulis Kuzain dalam cuitan tersebut.
Cuitan ini menyiratkan bahwa Kuzain merasa kurang tertarik dengan Piala AFF, sebuah turnamen yang sangat bergengsi di Asia Tenggara. Baginya, ajang ini mungkin tidak memiliki nilai prestisius yang cukup besar di mata masyarakat internasional.
Di luar Asia Tenggara, Piala AFF memang jarang terdengar gaungnya, dan cuitan Kuzain kembali viral menjelang Piala AFF 2024, seolah menjadi sindiran bagi sepak bola regional.
Harus diakui bahwa Piala AFF bukan bagian dari kalender resmi FIFA, yang kerap menyulitkan negara-negara peserta untuk memanggil pemain yang berkarier di luar Asia Tenggara. Hal ini juga berlaku bagi Malaysia, yang sering kali kesulitan mendatangkan pemain-pemain terbaiknya yang bermain di liga-liga luar negeri.
Pernyataan Wan Kuzain pun memperkuat fakta ini, di mana dia merasa perjalanan jauh ke Asia Tenggara untuk ajang non-FIFA bisa dirasa kurang berharga bagi pemain yang berlaga di luar kawasan tersebut.
Wan Kuzain saat ini bermain untuk St. Louis 2, sebuah tim di kompetisi MLS Next Pro di Amerika Serikat. Kariernya di Amerika Serikat cukup cemerlang, dan dia dikenal sebagai pemain tengah yang solid.
Meskipun lahir di Amerika Serikat, darah Malaysia yang mengalir dari orang tuanya membuat Kuzain menjadi target realistis bagi federasi sepak bola Malaysia untuk dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Harimau Malaya.
Namun, sikap Kuzain terhadap Piala AFF mungkin menjadi tantangan bagi federasi.
Dengan statusnya sebagai pemain abroad, kecintaan Kuzain terhadap sepak bola Malaysia tampak diuji ketika dia memberikan pernyataan seperti itu di media sosial.
Bagi sebagian penggemar, pernyataan ini bisa dianggap kurang menghargai prestise Piala AFF yang menjadi kebanggaan di Asia Tenggara.
Piala AFF memang belum mencapai popularitas global seperti Piala Asia atau turnamen FIFA lainnya.
Namun, bagi masyarakat Asia Tenggara, turnamen ini adalah ajang yang sangat dinantikan, tempat gengsi negara-negara tetangga dipertaruhkan.
Terlepas dari apa yang dikatakan Kuzain, bagi banyak pemain lokal dan penggemar, Piala AFF adalah puncak kompetisi sepak bola di kawasan ini.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
