
Pelatih hebat milik Arsenal, termasuk Arsene Wenger (kiri) yang masih diplot sebagai terbaik. (givemesport)
JawaPos.com – Arsenal memiliki beberapa pelatih kelas dunia selama bertahun-tahun, yang sebagian besar membawa kesuksesan.
Arsene Wenger dianggap sebagai pelatih terhebat The Gunners setelah tidak terkalahkan di Liga Premier musim 2003/2004.
Pelatih Arsenal lainnya, seperti Herbert Chapman dan George Graham juga dijunjung tinggi oleh sebagian besar fans The Gunners.
Arsenal telah menjadi salah satu tim paling konsisten di puncak Liga Premier. Mereka hanya terdegradasi satu kali dalam sejarah mereka, yaitu pada 1913, dan itu melambangkan stabilitas mereka dalam kondisi yang penuh tantangan. Banyak pelatih yang telah memainkan peran penting dalam hal ini selama bertahun-tahun.
Dari menjuarai Divisi Pertama untuk pertama kalinya, hingga tidak terkalahkan sepanjang musim, The Gunners memiliki beberapa pelatih kelas dunia, beberapa di antaranya dianggap sebagai yang terhebat sepanjang masa.
Mereka menginspirasi para pemain dan penggemar dengan kejeniusan dan nuansa taktis mereka, yang pada akhirnya membawa kesuksesan nyata.
Pelatih The Gunners saat ini, Mikel Arteta, berharap bisa memasukkan namanya ke dalam cerita rakyat London utara dan memenangkan gelar Liga Premier pertama mereka sejak 2004, dan dengan mengingat hal itu, kami telah memberi peringkat sembilan pelatih terhebat dalam sejarah Arsenal. Semuanya memberikan dampak jangka panjang bagi The Gunners.
Faktor Pemeringkatan
Umur Panjang - Semakin lama mereka berada di klub, semakin kuat mereka dianggap oleh semua orang.
Persentase kemenangan – Kedengarannya sederhana, tetapi semakin banyak pertandingan yang mereka menangkan, semakin baik.
Trofi yang dimenangkan – Kemenangan adalah hal yang paling penting jika diterjemahkan menjadi kesuksesan nyata, seperti yang dilakukan oleh pelatih terbaik Arsenal.
Terry Neill adalah bek tengah yang mengesankan untuk Arsenal, bahkan menjabat sebagai kapten pada 1960-an, namun momen paling berkesan di klub adalah saat berada di pinggir lapangan sebagai pelatih. Pada 1976, setelah menukangi rivalnya Tottenham Hotspur, dia diberi tugas sulit untuk menggantikan Bertie Mee, menjadi pelatih termuda dalam sejarah Arsenal pada usia 34 tahun.
Pemain Irlandia Utara ini menjawab tantangan tersebut dengan memimpin tim ke tiga final Piala FA berturut-turut, namun mereka hanya menang satu kali pada 1979 melawan Manchester United. Itu adalah puncak dari prestasinya, termasuk kekalahan di Final Piala Winners UEFA pada 1980.
Informasi Manajerial
Permainan 416

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
