
CAS: Maarten Paes selangkah lagi bisa memperkuat Timnas Indonesia, setelah menjadi WNI (@maartenpaes)
JawaPos.com – Jelang laga Kualifkasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Shin Tae Yong telah memanggil 22 nama pemain Timnas Indonesia, yang kini telah berkumpul dan bersiap melakoni training center (TC) di Jakarta.
Nama-nama macam Thom Haye hingga Nathan Tjoe-A-On juga telah nampak di Jakarta.
Bahkan, Ragnar Oratmangoen dan Shayne Pattynama telah lebih dulu tiba di Indonesia untuk berlibur, sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia kemarin.
Uniknya, pelatih asal Korea Selatan tersebut hanya memanggil dua penjaga gawang, yakni kiper milik Persebaya Surabaya Ernando Ari, dan kiper PSIS Semarang Adi Satryo. Diduga, satu sisa slot kiper diperuntukkan untuk pemain FC Dallas, Maarten Paes.
PSSI selaku induk sepak bola Indonesia memberikan informasi terbaru mengenai proses perpindahan federasi calon pemain Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang hingga kini belum selesai.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa hambatan Maarten Paes untuk bergabung dengan Timnas Indonesia disebabkan oleh regulasi FIFA.
Melalui akun Instagram pribadinya, Arya menjelaskan bahwa Maarten Paes belum bisa memperkuat Timnas Indonesia karena pernah bermain untuk Timnas Belanda U-21 pada usia 22 tahun.
"Maarten Paes bermain dalam sebuah pertandingan saat usianya sudah 22 tahun, dan menurut regulasi FIFA, hal ini membuatnya tidak diperbolehkan pindah negara," kata Arya.
Namun, Arya juga menambahkan bahwa ada celah yang bisa dimanfaatkan PSSI agar penjaga gawang FC Dallas tersebut bisa berpindah federasi dari KNVB (Belanda).
"Ada celah, sebab dia bermain untuk Belanda pada usia 22 tahun, dan kami telah berkoordinasi dengan KNVB Belanda, jadi ada syaratnya," lanjutnya.
Arya menjelaskan bahwa syarat agar Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) bisa mewujudkan keinginan Maarten Paes adalah dengan menjadikannya Warga Negara Indonesia (WNI).
Syarat ini sudah dipenuhi oleh penjaga gawang berusia 26 tahun tersebut setelah resmi menjadi WNI di Kanwil Kemenkumham, Jakarta, pada Selasa (30/4/2024).
"Maarten Paes harus menjadi warga negara Indonesia, karena itu kami memprosesnya menjadi WNI. Apalagi Maarten Paes ingin menjadi WNI dan membela timnas kita," ujarnya.
Dengan demikian, penjaga gawang keturunan Belanda yang pernah membuat Lionel Messi kesulitan ini bisa mengajukan kasusnya ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS). Arya berharap celah tersebut bisa dimanfaatkan untuk Paes.
"Setelah dia menjadi WNI, kita sebagai negara punya hak untuk mengajukan kasus ini ke CAS. Tanpa status WNI, kita tidak punya hak, karena itu Paes di-WNI-kan dulu. Setelah itu baru kami ajukan ke CAS, semoga celah yang ada bisa kita manfaatkan agar Paes bisa bermain untuk Timnas Indonesia," tambahnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
