
Lee Tae-seok dari Korea menggiring bola melawan Indonesia dalam pertandingan perempat final tim pada Piala AFC U-23 di Stadion Abdullah bin Khalifa di Doha pada 25 April/Asosiasi Sepak Bola Korea
JawaPos.com - Tim sepak bola U-23 Indonesia melangkah maju ke babak semifinal Piala Asia setelah berhasil mengalahkan Korea Selatan dalam perempat final Piala Asia U-23. Skuad Garuda memastikan kemenangan yang mendebarkan dalam adu penalti dramatis.
Melansir France24, pertandingan yang digelar di Doha pada Kamis malam berakhir imbang 2-2 sebelum Indonesia keluar sebagai pemenang, menang 11-10 dalam adu penalti.
Kemenangan ini menjadikan Indonesia hanya satu langkah lagi untuk mendapatkan tempat di Olimpiade untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Tiga tim teratas dalam turnamen ini akan mendapatkan kualifikasi untuk Olimpiade musim panas mendatang di Paris, sementara tim peringkat keempat akan memasuki playoff Asia-Afrika melawan Guinea pada bulan Mei.
Erick Thohir, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, menyatakan kegembiraannya atas pencapaian Timnas Indonesia di Instagram.
Dia menyatakan kemenangan Indonesia merupakan sesuatu yang luar biasa karena berhasil melawan Korea Selatan yang menjadi langgan Piala Dunia.
"kemenangan luar biasa melawan Korea Selatan, raksasa Asia, langganan Piala Dunia."
Dia memuji keberanian Timnas Indonesia yang disiplin dalam bertahan, efektif dalam serangan sehingga mampu menjaga harapan negara untuk lolos ke Olimpiade tetap hidup.
Rafael Struick, yang bermain untuk klub Belanda ADO Den Haag, muncul sebagai pahlawan bagi Indonesia, mencetak dua gol selama pertandingan yang intens.
Meskipun menghadapi kendala, termasuk gol bunuh diri oleh Komang Teguh dan gol oleh Jeong Sang-bin, ketangguhan Indonesia tetap terlihat.
Korea Selatan, yang dianggap sebagai salah satu pesaing kuat dalam turnamen, menghadapi kesulitan ketika mereka dikurangi menjadi 10 orang pada menit ke-70 tetapi berhasil bertahan hingga adu penalti.
Penalti penting Pratama Arhan, ditambah dengan penyelamatan penting terhadap tendangan penalti Lee Kang-hee, menentukan kemenangan Timnas Indonesia.
Kekalahan ini merupakan pukulan besar bagi Korea Selatan, karena mereka gagal lolos ke Olimpiade untuk pertama kalinya sejak tahun 1980-an.
Pelatih yang berhasil untuk Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, berasal dari Korea Selatan, menambahkan sentuhan menarik pada pertandingan tersebut.
Dengan performa luar biasa mereka, masyarakat Indonesia kini dengan antusias menantikan peluang tim mereka untuk lolos ke showcase atletik global.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
