
Pemain Timnas Palestina Mohammed Barakat (Sumber Foto : watanserb.com)
JawaPos.com – Pesepak bola Palestina Mohammed Barakat telah syahid atau gugur terkena serangan udara yang diluncurkan oleh Israel di rumahnya Khan Younis, jalur Gaza Selatan.
Dilansir melalui laman Asosiasi Sepak Bola Palestina atau Palestinian Football Association (PFA) mengatakan pada Selasa (12/3) Mohammed Barakat kehilangan nyawanya dalam penggerebekan yang menargetkan serangan dikota Khan Younis pada hari Senin.
Rumah keluarga Barakat dihantam bom Israel pada hari pertama bulan puasa Ramadhan bagi umat muslim dan untuk hari kelima puluh tujuh dari seratus agresi Israel terhadap rakyat Palestina.
“Gerakan olahraga Palestina terus mengucapkan selamat tinggal kepada putra dan kadernya karena puluhan tahun ketidak adilan dan pendudukan yang panjang yang tidak luput dari penindasan, pembunuhan dan agresi salah satu komponen dan sektor kehidupan di Palestina,” Tulis PFA dalam laman resminya.
“Mohammed Barakat dipaksa untuk pensiun dan metode pensiun bukan karena usianya atau cedera padanya tetapi datang dengan Israel yang berbahaya yang menargetkanya di Khan Younis di Jalur Gaza Selatan setelah itu dia menjadi martir,” lanjutnya.
Selama dekade yang panjang telah dihabiskan oleh Barakat untuk memberikan banyak kontribusi terhadap sepak bola Palestina. Pemain yang akrab disapa Al-Assad itu merupakan perwira gol pertama Gaza dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak mewakili tim nasional Palestina beberapa kali. Ia tampil tiga kali dan kini membela klub sepak bola Al Ahly Gaza di liga lokal.
Pesebakbola berusia 39 tahun itu telah mencetak 114 gol dan di kenal sebagai ‘Legenda Khan Younis’. Ia memulai karir profesionalnya pada tahun 2015 dengan klub Shabab Khanyounis dan menjadi salah satu legenda klub yang paling menonjol dan pemain pertama di Gaza yang mencetak 100 gol dengan satu tim.
Pemain yang berposisi sebagai penyerang itu telah bermain untuk beberapa klub sepak bola termasuk Khan Younis Youth Club yang ia kapteni. Dia juga bermain di Tepi Barat dan Yordania yang diduduki termasuk Al Wehdat serta klub Arab Saudi AL-Shoala.
Barakat terus tampil ketika itu penting dan gol terakhirnya adalah dalam hasil imbang 1-1 melawan Shujayea club di Stadion Yarmouk di kota Gaza pada 18 Agustus lalu dipertandingan minggu kedua Liga Premier Palestina.
Kematianya disebut sebagai kehilangan besar bagi sepak bola Palestina oleh Khalid Abu Habel seorang pemain sepak bola klub lokal Khadamat Al Maghazi, “Saya bermain melawannya, dia cepat dan pintar, pencetak gol terbanyak. Diluar lapangan dia baik dan ramah, teman terkasih dari semua,” katanya dikutip melalui Al Jazeera.
Kepergian Barakat menambah jumlah olahragawan Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza menjadi 158 atlet dari berbagai divisi, termasuk 91 pemain sepak bola, sejak serangan Oktober lalu.
Menurut angka Palestina, setidaknya 22 fasilitas olahraga hancur dan lima olahragawan ditahan dalam serangan dan penggerebekan Israel sejak 7 Oktober 2023.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa sejak dimulainya perang hampir 31.200 warga Palestina terbunuh dan kebanyakan Wanita dan anak-anak telah terbunuh di Gaza dan 72.900 lainnya terluka ditengah kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022