
Pelatih Manchester United Erik ten Hag (kiri) memberikan instruksi kepada gelandang Marcel Sabitzer yang diproyeksikan turun melawan Real Betis
JawaPos.com – Tactician Manchester United Erik ten Hag begitu murka dengan kekalahan memalukan 0-7 oleh Liverpool FC di Anfield (6/3).
Pasca kekalahan terkelam United selama 92 tahun terakhir itu, Ten Hag memberikan sanksi kepada Bruno Fernandes dkk.
Seperti dilansir dari media-media Inggris, ada enam jenis sanksi yang dijatuhkan Ten Hag kepada anak asuhnya.
Yakni, dikritik secara terbuka di depan media, dipaksa diam di ruang ganti, ”hairdryer” treatment, ancaman dilorot ke tim reserve, latihan lebih pagi, dan diminta menyaksikan adegan-adegan kesalahan.
Sanksi yang diharapkan Ten Hag membuat pemain United cepat move on dari kekalahan 0-7 di Anfield.
Reaksi positif pun diharapkan dapat keluar dari Fernandes dkk dalam first leg 16 besar Liga Europa melawan Real Betis di Old Trafford dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV 2/Vidio pukul 03.00 WIB).
”Begitu kami berdiri di lapangan lagi (setelah kekalahan 0-7 di Anfied, Red), kami harus menunjukkan kembali kualitas kami yang sesungguhnya,” ungkap gelandang United Marcel Sabitzer kepada MUTV.
Sabi –sapaan akrab Sabitzer– hanya bermain sebagai pengganti selama 13 menit di Anfield. Seiring Casemiro tidak dalam kondisi prima, pemain pinjaman dari Bayern Munchen tersebut diproyeksikan starter melawan Betis.
”Saya rasa di dalam fase knockout tidak ada laga mudah dan lawan yang enteng. Kami harus siap menghadapi Betis, tim yang bagus dengan pemain-pemain yang bagus pula,” tutur pemain timnas Austria tersebut.
Los Verdiblancos –julukan Betis– memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka penghuni lima besar di klasemen sementara La Liga musim ini.
Ketika United takluk oleh LFC, pada hari yang sama Betis mampu menahan Real Madrid tanpa gol. Dalam ajang Eropa musim ini, William Carvalho dkk juga belum tersentuh kekalahan.
Memang, sepanjang keikutsertaannya dalam ajang antarklub Eropa, Betis tidak pernah bisa mengalahkan wakil Inggris di tanah Inggris.
Kali terakhir, Betis menghadapi Chelsea dalam fase grup Liga Champions 2005–2006 dan dihancurkan empat gol tanpa balas di London.
Meski begitu, Betis memiliki entrenador Manuel Pellegrini yang terbiasa dengan atmosfer di Old Trafford.
Dia pernah menangani Manchester City pada 2013–2016 dan mempersembahkan gelar juara Premier League 2013–2014 serta dua trofi Piala Liga (2013–2014 dan 2015–2016).
Ada pula Ayoze Perez, gelandang serang yang dipinjam Betis dari Leicester City pada bursa transfer Januari lalu.
Penampilan terakhir Ayoze di Old Trafford berbuah dua umpan gol ketika The Foxes –julukan Leicester City– menang 2-1 di Premier League dua musim lalu (12/5/2021).
”Old Trafford adalah stadion favoritku di Premier League,” ucap pemain 29 tahun itu kepada Estadio Deportivo.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
